Video Conference, Menhub Dapat Laporan Jumlah Kecelakaan Mudik 2019 Turun

Rolando - detikNews
Senin, 03 Jun 2019 16:15 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Rolando)
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan video conference untuk memantau arus mudik di sejumlah tempat di Indonesia. Budi Karya tampak ditemani beberapa pejabat Kementrian Perhubungan (Kemenhub).

Video conference dilakukan di Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu, Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (3/6/2019). Turut hadir dalam acara ini Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub, Sigit Irfansyah, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Baitul Ihwan.



Budi Karya awalnya memantau Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan. Petugas KSOP Balikpapan melaporkan sudah menyiapkan satu kapal tambahan di Pelabuhan Semayang untuk penyeberangan ke Mamuju.

"Pelabuhan Semayang pelayanan kondisinya baik. Untuk mensiasati lonjakan penumpang penyeberangan Balikpapan ke Mamuju disiapkan 1 kapal ASDP. Besok pagi semua penumpang akan terangkut," ujar petugas KSOP Balikpapan dalam video conference.



Menanggapi laporan tersebut, Budi Karya meminta petugas KSOP Balikpapan untuk melakukan koordinasi lebih lanjut, utamanya dengan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

"Tolong dikoordinasikan. Kalo memang besok (diberangkatkan) tolong dikoordinasikan penginapan dan makan. Saya sudah telepon Gubernur untuk dimintakan bantuannya," balas Budi.



Setelah itu Budi Karya melakukan video conference dengan Direktur Jendral Perhubungan Darat, Budi Setiyadi yang serang berada di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta Timur. Dalam laporannya Budi Setiyadi menjelaskan kondisi jalur non tol pantura.

"Untuk sepeda motor berkurang sekali. Telihat di Losarang banyak pemudik sepeda motor beristirahat. Mereka berterima kasih karena adanya rest area di Losarang meminta tahun depan diadakan kembali. Kemudian kecelakaan turun sekali, bisa pertahankan sampai akhir," jelas Budi Setiyadi.

Menanggapi Budi Setiyadi, Budi Karya meminta kepada Dirjen Hubdar itu untuk melakukan kajian. Salah satunya kajian terkait rest area.

"Beberapa catatan itu tolong dikaji. Khususnya pada yanggal 6, 7, 8 (Juni) kepastian para sopir bus mendapatkan jalan. Untuk rest area di Cipali memang titik lelah, jadi ada 1 manajemen yang harus dibahas terkait rest area," balas Budi Karya.

Saat ini, Budi Karya masih melakukan video conference. Budi Karya selanjutnya memantau Bandara Ngurah Rai, Terminal Tirtonadi, dan Bandara Adi Sucipto.

(knv/knv)