Polisi Belum Berhasil Ungkap Identitas Pelaku Bom Bali II
Sabtu, 08 Okt 2005 10:33 WIB
Jakarta - Sampai hari ke-8 pascaledakan bom Bali II, penyelidikan aparat kepolisian terhadap pelaku bom di Kuta Square dan Jimbaran belum menemukan titik terang.Berbagai upaya telah dilakukan, dari mengerahkan tim intelijen sampai menyebarkan foto-foto pelaku bom bunuh diri. Namun, sampai saat ini belum ada satu pun keterangan yang dapat mengungkap para pelaku bom tersebut. "Sampai hari ini polisi belum menetapkan tersangka, kecuali 3 pelaku bom bunuh diri," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko saat saat dihubungi detikcom, Sabtu (8/10/2005).Sampai hari Jumat (7/10/2005) kemarin, lanjut Soenarko, polisi telah memeriksa 115 orang saksi. Dari jumlah tersebut, 53 orang dari Kafe Menega, 25 orang dari Kafe Nyoman dan 37 orang saksi dari di Raja's Bar & Restaurant di Kuta Square."Dari seluruh saksi-saksi yang diperiksa, belum ada yang mengarah ke pelaku bom bunuh diri. Jadi sampai saat ini kita kembangkan terus," ujarnya.Perkembangan penyelidikan terhadap ledakan bom yang menewaskan 22 orang ini sempat mengarah ke para pelaku bom Legian Bali. Namun, setelah dilakukan pengecekan lapangan, belum ada indikasi langsung keterlibatan para pelaku bom Bali I dalam peristiwa bom Bali II. Bahkan Kapolda Bali Irjen Pol Made Mangku Pastika mensinyalir para pelaku bom Bali II adalah generasi baru.Sebelumnya, Made Mangku Pastika sempat menganggap kasus bom Bali II tidak sesulit mengungkap pelaku bom Bali I. Namun, satu minggu setelah kejadian tidak ada tanda-tanda siapa di balik pelaku bom bunuh diri ini.Berbagai operasi yang dilakukan Polda Banten, Jawa barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur juga belum mendapat titik terang. Di Bogor, Polwil Bogor sempat mencurigai seseorang yang mirip buronan teroris Azahari. Namun setelah dicek tidak terbukti.Demikian juga di Polda Banten sempat memburu lima anak buah terpidana mati bom Bali I Imam Samudera. Hasil penyelidikan petugas Polda Banten, mereka tidak menemukan orang-orang binaan Imam Samudera ini di rumahnya. Namun sampai sekarang tidak jelas tindak lanjutnya.Sementara yang baru saja terjadi adalah upaya pengejaran terhadap Noordin M Top di Wonogiri oleh jajaran Polda Jawa Tengah. Mereka mengaku nyaris menangkap Noordin M Top. Namun, hanya dalam hitungan jam pasca bom Bali II, buronan teroris ini keburu kabur sebelum penggerebekan.
(jon/)











































