PNS Ambon Dapat Dana Kompensasi BBM
Sabtu, 08 Okt 2005 10:24 WIB
Ambon - Pembagian dana kompensasi BBM yang diberikan kepada keluarga miskin banyak yang salah sasaran. Seperti yang terjadi di Ambon, beberapa pegawai negeri sipil (PNS) dan sejumlah pemuda lajang menerima dana kompensasi. Sebaliknya, banyak warga miskin tidak menerima kartu keluarga miskin. Pantauan detikcom Sabtu (8/10/2005) di Kelurahan Kudamati kecamatan Nusaniwe Ambon, sejumlah PNS dan pemuda lajang memperoleh dana kompensasi BBM. Sebaliknya dari 95 kepala keluarga miskin, 41 KK yang telah terdaftar oleh petugas BPS dilaporkan tidak mendapatkan kartu kompensasi BBM.Kepada detikcomn, salah satu warga miskin, yang minta namanya dirahasiakan karena takut tidak kebagian, mengungkapkan, sebagian besar warga di dusun Karang Indah RT 002/01 tidak mendapatkan kartu. "Hanya ada 54 KK yang dapat. Kami tidak tahu, padahal kami sudah terdata," ujarnya.Anehnya, ada sejumlah nama yang tidak dikenal di RT 002/01 masuk tercantum sebagai penerima dana kompensasi. "Ini namanya penerima siluman. Gak dikenal, namun berhak menerima dana," imbuh dia.Sementara itu, ketua RT 002/01 Karang Indah, Marianus mengatakan, dirinya tidak mengetahui detail mengenai kasus seperti di atas. "Yang pasti semua warga miskin di RT saya sudah terdata. Kalau ada yang belum dapat kartu, itu kewenangan BPS," ujar Marianus.Dilain pihak, Kepala keluarahan Kudamati, Saija menuturkan, persoalan pendataan, pihaknya tak tahu banyak. "Yang lakukan itu BPS yang keluarkan kartu juga BPS. Jadi nanti akan kami koordinasikan dengan BPS," kata dia.
(jon/)











































