Pantau Arus Mudik Di Pulogebang, Menhub Soroti Sistem Ticketing

Adhi Indra Prasetya - detikNews
Minggu, 02 Jun 2019 15:17 WIB
Foto: Menhub Budi Karya Sumadi (Adhi Indra Prasetya/detikcom)
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek situasi arus mudik di terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. Budi menyoroti masih ramainya antrean pembelian tiket secara manual.

"Saya pikir sistem ticketing ini harus diperbaiki, karena memang seyogyanya ada satu proses yang mengarahkan penumpang ini memakai online. Tadi ada satu perusahaan, banyak sekali, antreannya panjang. Dengan online kan bisa dilakukan, baik di rumah maupun di sini dengan gadget. Jadi ini belum dimasyarakatkan," ujar Budi kepada wartawan, Minggu (2/6/2019).


Budi menyebut perlu ada edukasi lebih lanjut kepada masyarakat, sebab ternyata masih ada kalangan masyarakat yang belum paham tentang pembelian tiket bus secara online.

"Jadi sosialisasi penggunaan online ini belum baik, masih 50-50. Ada yang belum tahu, ada yang mepet waktunya. Tapi kalau disediakan online, mereka bisa pesan lewat gadget, itu bisa mempersingkat waktu," ujarnya.

Selain mempersingkat waktu, Budi menyebut kepastian pembeli untuk mendapatkan tiket pun lebih terjamin, sehingga padatnya antrean di terminal bisa berkurang secara drastis seiring waktu.

"Kalau pembelian online itu, bahasa lain bahwa ada security, ada satu kepastian dari masyarakat mendapatkan tiket dengan pasti dan dia bisa merencanakan sejak jauh hari sebelumnya," ujar Budi.


Pantau Arus Mudik Di Pulogebang, Menhub Soroti Sistem TicketingFoto: Menhub Budi Karya Sumadi (Adhi Indra Prasetya/detikcom)

Dalam pengecekan itu, Budi sempat menuju posko kesehatan terminal Pulogebang. Di sana, dia berbincang dengan salah satu sopir yang sedang dicek kesehatannya.

Setelah meninggalkan posko kesehatan, Budi menuju konter perusahaan Bus Sinar Jaya. Di sana, ia mengecek antrean penumpang yang hendak membeli tiket.

"Kenapa tidak beli lewat online, Bu?" tanya Budi kepada seorang ibu yang hendak membeli tiket bus ke Wonosari.

"Tidak sempat, Pak," ujar ibu tersebut.

Budi melanjutkan inspeksinya menuju ruang tunggu. Di sana, ia menyalami sejumlah penumpang. Budi juga menerima ajakan foto bersama sejumlah penumpang.


Terakhir, Budi mengunjungi bus Double Decker Karina jurusan Jakarta-Jember. Budi masuk ke dalam bus dan berbincang dan menyalami para penumpang yang duduk menunggu keberangkatan.

"Enak Bu naik bus tingkat dua?" tanya Budi pada seorang penumpang.

"Enak pak," ujar penumpang tersebut.

Mengenai kunjungannya kali ini, Budi menyebut bahwa ia ingin ke depan bus semakin menjadi angkutan transportasi darat andalan.

"Kita ingin sekali menjadikan bus ini menjadi andalan transportasi darat. Bus adalah angkutam massal yang bisa diandalkan, karena satu, mengurangi penggunaan mobil pribadi, dan keunggulan dari bus ini adalah point to point. Kita akan mengkampanyekan agar bus ini makin digemari secara intensif. Insyaallah tahun depan jumlah pemudik yang menggunakan bus itu bertambah banyak," ujar Budi. (gbr/gbr)