IAEA dan Elbaradei Raih Nobel Perdamaian 2005

IAEA dan Elbaradei Raih Nobel Perdamaian 2005

- detikNews
Sabtu, 08 Okt 2005 05:06 WIB
Jakarta - Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/ IAEA) beserta ketuanya, Muhammad Elbaradei meraih nobel perdamaian 2005. Elbaradei dianggap berjasa memperjuangkan pelucutan senjata nuklir.Pengumuman peraih nobel 2005 ini dilakukan di Oslo, Norwegia, Sabtu (8/10/2005). Penyerahan penghargaan ini akan diserahkan dalam upacara di Oslo, Norwegia, pada bulan Desember mendatang. El Baradei akan menerima hadiah US$ 1,29 juta. Sedangkan IAEA juga dianggap Komite Nobel sudah bekerja dan menghasilkan terobosan-terobosan dalam pengawasan penggunaan senjata berbahaya tersebut.Situs BBC melansir, Sabtu (8/10/2005), El Baradei berhasil menyingkirkan 198 calon pemenang nobel perdamaian. Komite nobel sendiri agak memperketat hasil penyeleksiannya. Sebab, pemenang nobel pada tahun 2003 dan 2004 lalu sempat bocor sebelum diumumkan. Elbaradei dinilai sukses memimpin IAEA dalam menghadapi sejumlah krisis nuklir di berbagai negera. Beberapa kasus yang mendapat perhatian publik yakni Irak, Iran dan Korea Utara. Ia dipuji karena kemampuan diplomatik dan keberaniannya dalam mengeluarkan pendapat. Contohnya, menjelang Invasi Irak, Elbaradei menolak membenarkan pernyataan AS dan Inggris tentang kepemilikan Irak atas senjata pemusnah massal. Sekadar diketahui, IAEA adalah badan otonomi dibawah PBB yang dibentuk tahun 1953 yang khusus menangani masalah atom. Sedangkan, ElBaradei telah menjabat sebagai ketua selama 8 tahun dan bulan lalu memasuki masa jabatan ketiga.     Sejumlah tokoh yang pernah menjadi pemenang Nobel Perdamaian antara lain mantan presiden AS Jimmy Carter (2002), Sekjen PBB Kofi Annan (2001), mantan presiden Korea Selatan Kim Dae-jung (2000). (ton/)


Berita Terkait