Jadi Bintang BBM, Aa Gym Sangkal Jadi Corong Pemerintah
Jumat, 07 Okt 2005 17:53 WIB
Jakarta - Ibadah umroh Aa Gym di Tanah Suci terusik iklan BBM yang dibintanginya. Da'i kharismatis ini menyangkal tuduhan dia menjadi corong pemerintah dalam menyosialisasikan kenaikan BBM dan meminta agar iklan yang ditayangkan TV dan radio itu segera dihentikan."Tidak ada niat dan kesepakatan untuk menjadi corong pihak mana pun berkaitan dengan kenaikan BBM, baik untuk yang pro maupun yang kontra, posisi Aa tidak dalam keadaan dukung-mendukung pro dan kontra, melainkan posisinya mengajak seluruh lapisan masyarakat dalam menghadapi krisis ini bersatu-padu mencari solusi terbaik walaupun ada perbedaan," kata Aa sebagaimana yang dilansir Humas Daarut Tauhiid (DT) dalam mailing list DT, Jumat (7/10/2005).Aa mengaku sangat prihatin sesudah mendengar informasi serta adanya persepsi yang tidak sesuai dengan harapan, yaitu dianggap menjadi perpanjangan tangan dalam menyosialisasikan kenaikan BBM. Dan begitu komentar tak sedap tentang Aa ini menggelinding, dai asal Bandung ini langsung meminta production house yang menangani untuk mengevaluasinya. Bahkan pria bernama asli Abdullah Gymanastiar ini berulang kali meminta agar tayangan itu dihentikan dan diganti sehingga tidak menimbulkan salah persepsi."Mudah-mudahan secepatnya tayangan yang bisa menimbulkan persepsi yang berbeda itu dihentikan karena akan kontraproduktif dan silakan andai kata pemerintah mau membuat tayangan lain yang sesuai dan tidak menimbulkan pro-kontra," urainya.Terakhir, Aa sangat berterimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang bersikap arif dan bijak, sehingga persoalan ini menjadi pelajaran dan hikmah bagi kita semua. "Betapa niat baik saja tidak cukup, harus disertai juga dengan upaya-upaya yang tepat sehingga niat bisa sesuai sasaran," demikian Aa Gym.
(nrl/)











































