detikNews
Sabtu 01 Juni 2019, 09:47 WIB

Ikut Mudik Gratis, Ratusan Warga di Bali Pulang Kampung ke Banyuwangi

Aditya Mardiastuti - detikNews
Ikut Mudik Gratis, Ratusan Warga di Bali Pulang Kampung ke Banyuwangi Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Badung - Ratusan warga Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) yang tinggal di Bali mengikuti mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Tak cuma mudik bersama keluarga, sepeda motor juga bisa diangkut untuk mudik.

Ada tujuh bus dan dua truk yang disediakan untuk mengangkut penumpang dan sepeda motor para pemudik. Dalam waktu empat hari setelah dibuka, kuota kursi sebanyak 370 penumpang pun langsung terisi.

7 Bus disiapkan untuk angkut pemudik.7 Bus disiapkan untuk angkut pemudik. Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom


Salah satunya, Titin, warga yang tinggal di Jl Pulau Ayu, Denpasar ini mengaku mudik bersama tiga orang anggota keluarganya. Dengan ikut mudik gratis ini, dia mengaku bisa berhemat ratusan ribu rupiah untuk ongkos pulang kampung.

"Sudah tiga kali ikut, enak ngirit biaya dah gitu rame-rame mudik jadi nambah temen. Saya mudik berempat sama suami dan dua anak, kalau mudik sendiri satu orangnya Rp 100 ribu," ujar Titin saat ditemui di Central Parkir Kuta, Badung, Bali, Sabtu (1/6/2019).

Dua truk juga disiapkan untuk mengangkut motor milik pemudik.Dua truk juga disiapkan untuk mengangkut motor milik pemudik. Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom


Titin menyebut bulan Ramadhan adalah momen yang paling ditunggu untuk kumpul keluarga. Apalagi terkadang dia hanya bisa pulang ke kampungnya di Benculuk, satu tahun sekali.

"Mudik itu kumpul keluarga setahun sekali. Mumpung masih ada orang tua. Kalau nggak ada acara yang penting, saya nggak pulang soalnya anak-anak sekolah di sini," tuturnya.

Di lokasi yang sama Ketua Ikawangi Dewata, Agustinus Winjaya mengatakan kuota mudik kali ini jauh lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 15 bus. Dia berharap tahun depan bisa lebih banyak lagi anggota yang bisa bergabung.

"Tahun ini 370 orang, agak menurun. Tahun lalu Badung bantu kita tujuh bus, jadi total ada 15 bus. Kali ini hanya tujuh bus dari bantuan Pemda Banyuwangi saja, Badung kali ini kosong. Harapannya tahun depan Kabupaten Badung dan Pemerintah Provinsi Bali bisa membantu soalnya banyak warga yang nggak keangkut karena armada hanya tujuh bus dan dua truk untuk 64 motor," urainya.

Angkutan mudik sekaligus motor ini diharapkan bisa membantu mengurangi kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang. Selain itu juga menekan angka kecelakaan.

"Intinya kurang lebih berkaitan mengurangi kecelakaan, mengurangi kemacetan sehingga angkutan diperlukan daripada pemudik naik motor. Ini ada dua truk yang mengangkut 64 sepeda motor. Pada prinsipnya armada kendaraan ini memang disiapkan sesuai kebutuhan dari Ikawangi, kemudian kami siapkan anggarannya," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi Ali Ruci.


Tonton juga video Peringatan Buat Pengelola Feri, Dilarang Sewakan Tikar untuk Pemudik!:

[Gambas:Video 20detik]


(ams/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed