Harini Siap Dikonfrontir dengan Staf MA

Harini Siap Dikonfrontir dengan Staf MA

- detikNews
Jumat, 07 Okt 2005 15:41 WIB
Jakarta - Tersangka mafia peradilan, Harini Wijoso sadar telah membuat pengakuan yang kontroversial. Namun ia yakin pengakuannya benar 100 persen. Mantan hakim Pengadilan Tinggi DIY itu pun siap dikonfrontir dengan staf Mahkamah Agung (MA)."Bahwasanya ada kontroversi dengan keterangan atau saksi maupun tersangka dan staf MA, klien saya siap untuk dikonfrontir. Silakan. Lebih cepat lebih baik kalau memang ada perbedaan tajam," kata pengacara Harini, Firman Wijaya.Firman menyampaikan hal itu saat kepergok wartawan di Kejagung, Jalan Hasanudin, Jakarta, Jumat (7/10/2005). Firman mengaku ke Kejagung hanya untuk salat Jumat dan tidak ada urusan lain. Firman kemudian meminta Komisi Yudisial (KY) terlibat menangani kasus mafia peradilan di MA itu. KY sebaiknya terlibat agar kasus tersebut menjadi jelas dan tidak menimbulkan prasangka buruk. "Kita menyerahkan kewenangan ini kepada KPK, KY dan MA. Supaya tak ada kesimpangsiuran maka harus ada klarifikasi yang jelas," kata Firman.Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Harini dan 5 staf MA dengan barang bukti Rp 5 miliar, Jumat, 30 September 2005. Harini lewat Firman, Kamis (6/10/2005) kemarin membuat pengakuan yang mengejutkan. Menurut Firman, staf MA meminta uang Rp 5 miliar kepada kliennya dengan alasan akan diberikan kepada Ketua MA Bagir Manan. Uang itu diminta oleh staf bagian kendaraan MA Pono Waluyo melalui telepon 28 September lalu.Harini menjadi kuasa hukum Probo untuk perkara kasasi Dana Reboisasi yang telah merugikan keuangan negara Rp 100,9 miliar dan PK kasus kredit macet Bank Jakarta. Uang Rp 5 miliar itu akan dipakai Harini untuk melicinkan kasus Dana Reboisasi. Namun Probo sendiri mengaku tidak tahu mengenai uang suap tersebut. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads