Wapres Minta Australia Tak Intervensi Soal Remisi Ba'asyir

Wapres Minta Australia Tak Intervensi Soal Remisi Ba'asyir

- detikNews
Jumat, 07 Okt 2005 15:35 WIB
Jakarta - Permintaan Australia agar Abu Bakar Ba'asyir tidak diberi remisi, ditanggapi dingin pemerintah Indonesia. Pemerintah menolak segala bentuk intervensi. "Kita tentu mendengarkan aspirasi dari mana pun. Tetapi, semua keputusan tetap ada di pemerintah. Kita tidak ingin diintervensi walaupun kita memahami aspirasi itu," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla.Hal ini disampaikan dia dalam jumpa pers di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (7/10/2005).Alasan penolakan remisi bagi Ba'asyir karena yang bersangkutan diduga terlibat bom Bali I dan II, menurut Wapres, harus dibuktikan terlebih dahulu. Sebab, Ba'asyir berada di dalam tahanan dan pemerintah terus mengawasi secara ketat."Memang untuk luar negeri apa pun yang terjadi di Indonesia selalu dikait-kaitkan dengan pendukung Ba'asyir. Ini nanti pengadilan yang akan memutuskan," tandas Wapres.Sekadar diketahui, Dubes Australia David Ritchie meminta agar semua teroris tidak memperoleh remisi pada Idul Fitri 1426 H. Ini berlaku tidak hanya untuk Abu Bakar Ba'asyir. Sebelumnya, PM John Howard dan Menlu Alexander Downer telah menyatakan hal serupa. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads