Pernah Bertemu Harini, Bagir Manan Siap Diperiksa KPK

Pernah Bertemu Harini, Bagir Manan Siap Diperiksa KPK

- detikNews
Jumat, 07 Okt 2005 15:18 WIB
Jakarta - Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan mengaku pernah bertemu Harini Wijoso, mantan hakim tinggi yang kini menjadi tersangka kasus suap. Namun, dalam pertemuan itu Bagir hanya diam saja. Karena itu, untuk menjelaskan posisinya dalam kasus dugaan suap ini, Bagir siap diperiksa KPK.Menurut Bagir, dalam jumpa pers di ruang kerjanya di lantai dua Gedung MA, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jumat (7/10/2005), ia pernah menemui Harini lima atau enam bulan yang lalu. Pertemuan itu terjadi atas inisiatif Harini."Harini menghubungi saya sebagai pensiunan hakim tinggi dan di ujung pembicaraan bilang punya hubungan dengan Probosutedjo. Di situ saya diam saja. Karena pada prinsipnya Ketua MA tidak membicarakan kasus yang sedang diperkarakan," tutur Bagir.Ditambahkan Bagir, ia siap diperiksa oleh KPK untuk menjelaskan duduk persoalan sebenarnya. "Silakan KPK periksa siapa saja, dan saya siap diperiksa karena saya menjadi sangat berkepentingan. Oleh karena itu MA memberikan akses yang luas kepada KPK untuk pemeriksaan di MA," tegasnya.Sementara tentang lima pegawai MA yang menjadi tersangka kasus suap, Bagir mengaku tidak mengenal mereka. Bagir juga mengaku tidak pernah bertemu Probosutedjo sejak dirinya belum menjabat Ketua MA hingga sekarang. "Jadi, kita sangat berkepentingan agar masalah ini dapat diungkapkan sampai tuntas."Namun, ketika ditanya apakah akan melaporkan kelima pegawai MA tersebut ke polisi, Bagir menepisnya. "Saya tidak akan melaporkan kepada kepolisian atas pencemaran nama baik saya. Karena itu tidak efektif. Sebab mereka masih terus akan diperiksa polisi, jadi sebagai tindakan aksi MA, kita sudah memberhentikan mereka."Sementara soal penonaktifan dirinya sebagai Ketua MA, Bagir tegas menampiknya. "Saya tidak terlibat apa-apa, jadi bagaimana mau menonaktifkan saya. Dan itu pun tidak mudah menonaktifkan saya sebagai kepala lembaga negara. Jadi jangan berpikir aneh-aneh, buktikan saja. Dan saya pikir terlalu pagi untuk mencederai nama saya," tandas Bagir. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads