Bagir Manan: Saya Tidak Akan Pernah Menerima Suap

Bagir Manan: Saya Tidak Akan Pernah Menerima Suap

- detikNews
Jumat, 07 Okt 2005 15:14 WIB
Jakarta - Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan kembali membantah keterlibatannya dalam kasus suap. Bagir juga mengaku tidak tahu ada uang sebesar US$ 500 ribu yang akan diberikan kepadanya sebagai uang pelicin dalam kasus Probosutedjo."Itu tidak benar. Pernyataan kuasa hukum itu katanya uangnya sudah dibagi-bagi. Jadi bagaimana uang itu ada di MA. Saya tidak akan pernah menerima suap. Saya belum pernah mendengar ada uang untuk saya," cetus Bagir.Tapi katanya baru bikin rumah di Bandung dengan nilai miliaran rupiah? "Saya tidak bikin, tapi rehab rumah. Jumlahnya nggak sampai miliaran kok. Duit miliaran itu banyak," tangkis Bagir.Bagir, dalam jumpa pers di ruang kerjanya di lantai dua Gedung MA, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jumat (7/10/2005), mengaku kecolongan atas terjadinya dugaan suap yang melibatkan lima pegawai MA ini. "Pakai saja istilah kecolongan," katanya ketika ditanya apakah dia merasa kecolongan.Tapi, lanjut Bagir, tidak ada satupun sistem yang sempurna dan risiko selalu ada. "Saya senang kasus ini terbuka karena ada anggapan pelaku mafia peradilan itu selalu hakim. Ternyata untuk kasus ini tidak. Dan sampai dengan hari ini belum ada hakim yang terbukti terlibat," katanya.Bagir juga membantah pernah berhubungan dengan lima pegawai MA yang kini menjadi tersangka kasus suap. Bagir mengaku tidak pernah berhubungan langsung dengan kelimanya. "Orang-orang yang bersentuhan dengan saya sangat terbatas. Jadi itu sama sekali omong kosong," tegasnya.Dalam kesempatan itu Bagir juga mengeluhkan jumlah pegawai MA yang sangat banyak, yakni mencapai sekitar 1.200 orang. Sebenarnya jumlah pegawai MA cukup 500 orang."Jadi kita memutuskan pada dasarnya tidak menerima pegawai baru untuk MA. Kita sangat mendorong mereka untuk ke daerah karena pegawai kita di daerah sangat kurang," tandas Bagir. (gtp/)


Berita Terkait