Blak-blakan Ka Korlantas Irjen Refdi Andri

Skenario Polisi Siasati Kemacetan Arus Mudik

Sudrajat - detikNews
Jumat, 31 Mei 2019 06:58 WIB
Ka Korlantas Irjen Pol Refdi Andri (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta -

Korps Polisi Lalu Lintas menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi kemacetan di Jalan Tol Trans-Jawa dan jalur arteri pantai utara. Salah satunya adalah memberlakukan sistem satu arah (one way) mulai Kilometer (Km) 70 Cikampek hingga Km 263, dan sistem lawan arus (contraflow) mulai Km 29 hingga Km 61 pada 30 Mei - 2 Juni, pukul 09.00 - 21.00.

[Gambas:Video 20detik]

"Tapi disesuaikan dengan perkembangan di lapangan atau situasional. Kami beri kewenangan kepada petugas di lapangan untuk melakukan rekayasa lalu lintas guna mengurai kemacetan," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Inspektur Jenderal Refdi Andri kepada Tim Blak-blakan di Gerbang Tol Cikampek Utama, Rabu (29/5) malam.

Sepanjang hari itu dia melakukan pemantauan akhir persiapan jalur mudik dari udara dari Jakarta hingga Brebes. Dari Brebes Barat pemantauan dilanjutkan lewat jalur darat sepanjang jalur arteri pantai utara hingga Gerbang Tol Cikampek Utama I.

Saat memasuki Cirebon, Refdi sempat singgah di tiga titik pasar tumpah. Kepada Kepala Polres setempat dia memerintahkan agar pasar tumpah sementara ditertibkan agar tak mengganggu arus mudik. Dia juga sempat meminta agar pepohonan yang mengganggu rambu-rambu dipangkas.

Karena semua ruas tol sudah tidak melayani pembayaran tunai, lulusan Akabri 1987 itu meminta pihak Jasa Marga menyediakan kartu uang elektronik (e-money) dan fasilitas pengisian ulang (top-up). Sebab kerap terjadi saldo e-money pemudik tak mencukupi sehingga berpotensi memicu kemacetan.

"Siap Pak, sudah disiapkan sementara ada 100 ribu kartu e-toll," jawab seorang staf setelah menghubungi petugas jasa marga.

Secara umum, Refdi optimistis mudik lebaran kali ini akan lebih baik. Sebab berbagai sarana infrastruktur dan pendukung lainnya sudah dipersiapkan para pihak terkait. Ia antara lain menyebut penambahan area istirahat dengan berbagai fasilitasnya, termasuk layanan pengisian BBM bergerak.

"Pertamina sudah menyiapkan mobil dan sepeda motor untuk memasok BBM bagi kendaraan yang kehabisan di tengah jalan," ujar lelaki kelahiran Bukittinggi, 17 Desember 1963 itu.

Secara khusus, Refdi mengungkapkan keprihatian sekaligus empati terhadap para pemudik yang menggunakan sepeda motor. Ia juga membagikan tips mudik yang aman dan nyaman, serta happy di tempat tujuan. Selengkapnya, simak Blak-blakan "Skenario Mudik Happy ala Polri."

(jat/erd)