Semarang Digadang Jadi Kota Fashion

Moch Prima Fauzi - detikNews
Kamis, 30 Mei 2019 20:51 WIB
Foto: Dok. Pemkot Semarang
Jakarta - Kota Semarang menjadi satu dari sepuluh daerah yang dinilai pantas disebut sebagai Kota Kreatif di Indonesia yang dikurasi oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Penilaian ini berdasarkan uji petik yang dilakukan oleh Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif (PM3I) mulai dari tahun 2016-2018.

Terkait hal tersebut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimis Kota Semarang juga dapat dinobatkan sebagai bagian dari 4 kota/kabupaten kreatif di Indonesia.

"Saya rasa ini sejalan dengan upaya Kota Semarang untuk terus mengembangkan sektor pariwisata, di mana fashion menjadi salah satu bagian dari wisata belanja," tutur Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang tersebut dalam keterangan tertulis, Kamis (30/5/2019).


Di sisi lain, Hendi mengaku jika sub-sektor fashion tidak menjadi satu-satunya industri kreatif yang berkembang pesat di Kota Semarang dalam tiga tahun terakhir.

"Ada 3 sub sektor unggulan Kota Semarang yang kita ajukan ke BEKRAF sebenarnya, yaitu sub-sektor arsitektur, game/aplikasi, serta fashion," jelasnya.

"Namun terlepas dari itu, terpilihnya Semarang melalui subsektor fashion adalah pencapaian yang baik, karena fashion merupakan sub-sektor terbesar di bidang ekonomi kreatif, yang mampu menyumbang 31% penghasilan di sektor ini," tegas Hendi.

Kota Semarang dinilai cukup unggul dalam mengembangkan sub-sektor fashion sebagai kota kreatif sejak tahun 2016. Pertumbuhan sub-sektor fashion di Kota Semarang diperkirakan tumbuh sekitar 20% per tahun. Hal itu berdampak pada terjadinya peningkatan PDRB dan export yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Beragam produk fashion dari Kota Semarang juga berhasil masuk ke pasar ekspor karena memiliki ciri keunikan yang berbeda dengan daerah lain.


BEKRAF bahkan mencatat saat ini di Kota Semarang setidaknya terdapat 2.124 penjahit dan 139 perancang busana, di antaranya Anne Avantie, Inna Priyono, Gregorius Vici, Bramantya Wijaya, Devi Ross, atau Angela Chung. Tak hanya itu, Kota Semarang juga memiliki 25 tempat kursus, 7 sekolah menengah, dan 2 sekolah tinggi pendidikan fashion. Kota Semarang juga sukses melahirkan 265 model nasional, seperti Paula Verhoeven, Jihane Almira, Yama Carlos, atau Dominique Diyose.

Kota Semarang sendiri sebagai kota kreatif masih akan bersaing dengan 9 nominator lainnya untuk kemudian terpilih menjadi 4 Kota/Kabupaten Kreatif di Indonesia. Nominator tersebut antara lain Kota Palembang (Kuliner), Kota Majalengka (Kesenian), Kota Malang (Aplikasi dan Game), Kota Surakarta (Pertunjukan Seni), Kabupaten Kutai Kertanegara (Pertunjukan Seni), Kabupaten Rembang (Kriya), Kota Balikpapan (Aplikasi dan Game), Kabupaten Gianyar (Pertunjukan Seni), dan Kota Denpasar (Fashion). (prf/ega)