Konferensi Internasional Soal Flu Burung Digelar di AS
Jumat, 07 Okt 2005 12:05 WIB
Jakarta - Konferensi internasional mengenai virus flu burung diadakan di Washington, Amerika Serikat (AS). Pertemuan tersebut diikuti oleh para delegasi dari 80 negara.Konferensi ini digelar di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa virus flu burung bisa bermutasi menjadi virus mematikan yang menular langsung antarmanusia. Pertemuan ini akan difokuskan pada pencegahan wabah flu burung menyebar ke seluruh dunia.Delapan organisasi internasional termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga ikut serta dalam konferensi ini. Demikian diungkapkan pejabat-pejabat Departemen Luar Negeri (Deplu) AS, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (7/10/2005)."Jika avian flu benar-benar bermutasi sehingga memudahkan transmisi orang ke orang, akibatnya akan bencana lokal, regional dan global," tukas Paula Dobriansky, Wakil Menlu AS untuk urusan global dan demokrasi.Ancaman pandemi ini kini mendapat perhatian penuh pemerintah AS. Penyakit flu burung menjadi prioritas nomor satu di Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), bahkan di atas upaya rekonstruksi di Irak dan Afghanistan.Sejak tahun 2003, avian flu telah menewaskan 63 orang di Asia yang melakukan kontak dengan hewan unggas yang terinfeksi virus flu burung.
(ita/)











































