KA Bawah Tanah New York Diancam Bom

KA Bawah Tanah New York Diancam Bom

- detikNews
Jumat, 07 Okt 2005 10:55 WIB
Jakarta - Ancaman serangan teror ditujukan pada sistem kereta api (KA) bawah tanah New York, Amerika Serikat. Otoritas setempat langsung meningkatkan pengamanan. Para petugas polisi dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan tas, koper, kereta bayi dan barang-barang bawaan para komuter.Walikota New York Michael Bloomberg menyebut ancaman ini sebagai ancaman teroris paling spesifik yang diterima aparat sejauh ini. "Kami belum pernah mendapat ancaman spesifik terhadap sistem KA bawah tanah kami," tukas Bloomberg seperti dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (7/10/2005).Seorang pejabat keamanan AS yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa ancaman teror tersebut spesifik soal tempat, waktu dan metode. Serangan bom kemungkinan akan menghantam sistem KA bawah tanah New York dalam beberapa hari mendatang. Menurut pejabat tersebut, informasi ini didapat dari hasil penangkapan anggota-anggota al Qaeda di Irak.Namun pejabat-pejabat Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menyatakan bahwa informasi tersebut tidak perlu dianggap serius. "Komunitas intelijen telah menyimpulkan bahwa informasi ini diragukan kredibilitasnya," ujar juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri Russ Knocke.Sejauh ini KA bawah tanah New York tetap beroperasi secara normal dan kota itu tetap berada pada level siaga oranye, tingkat tertinggi kedua, yang telah diberlakukan di kota tersebut sejak serangan teroris 11 September 2001.Jaringan KA bawah tanah New York mengangkut sekitar 4,5 juta penumpang rata-rata tiap hari kerja. Sistem ini memiliki lebih dari 468 stasiun bawah tanah. Pada Juli lalu, aparat setempat mulai melakukan penyisiran KA secara acak menyusul bom London yang menghantam tiga KA bawah tanah dan sebuah bus bertingkat. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads