KKB Salah Sasaran, Alwi Minta BPS Lebih Cermat Lagi
Jumat, 07 Okt 2005 10:31 WIB
Jakarta - Banyaknya warga tak mampu yang belum menerima Kartu Kompensasi BBM (KKB) disesalkan Menko Kesra Alwi Shihab. Ia pun berencana menyurati Badan Pusat Statistik (BPS) yang bertanggung jawab atas data warga yang berhak menerima KKB itu."Hari ini kita akan menulis surat resmi kepada BPS untuk memverifikasi lebih cermat lagi para warga yang seharusnya mendapatkan kartu," ungkap Alwi saat dicegat detikcom di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (7/10/2005).Dengan verifikasi cermat diharapkan penyaluran KKB tidak salah sasaran lagi. "Karena itu KTP mutlak harus dipakai dalam verifikasi penerimaan subsidi tersebut, karena rakyat miskin berhak menerima subsidi tunai," tegas Alwi.Karena itu jika di lapangan masih banyak rakyat miskin yang mengeluh belum mendapatkan dana kompensasi BBM, Alwi akan mendesak BPS untuk segera memverifikasi data-data yang ada dan memberlakukan subsidi tunai pada sasaran yang tepat.Dana kompensasi BBM diberikan secara tunai Rp 300 ribu untuk tiga bulan kepada rakyat miskin yang berpenghasilan maksimal Rp 700 ribu/KK. Dana itu diberikan sebagai buntut naiknya harga BBM yang melebihi 100 persen.
(umi/)











































