Azahari Diisukan di Wonogiri, Kapolda Jateng Terjun Langsung
Jumat, 07 Okt 2005 10:29 WIB
Solo - Di tengah penyelidikan bom Bali II oleh polisi, beredar isu penting bahwa dedengkot bom Dr Azahari bersembunyi di Wonogiri, Jawa Tengah. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Chairul Rasjid langsung turun ke daerah yang dikenal miskin air ini. Informasi yang didapatkan detikcom dari sumber di kepolisian, Kapolda mendatangi daerah Purwantoro, Wonogiri, sejak pukul 06.00 WIB. Diduga Azahari dan para jaringannya bersembunyi di daerah tersebut. Bahkan, ada kabar, pukul 01.00 WIB, polisi telah bergerak menuju daerah itu untuk melakukan penangkapan terhadap Azahari dan pelaku bom Bali II. Tapi, Azahari dan jaringannya keburu lolos. Benarkah Azahari bersembunyi di kabupaten tetangga Solo itu? Belum ada informasi dan konfirmasi resmi dari Mabes Polri. Karena itu, bisa jadi isu ini benar, bisa juga salah. Namun, logikanya, bila tidak ada sesuatu yang cukup besar, mengapa Kapolda sampai terjun langsung? Setelah meninjau lokasi di Purwantoro, Wonogiri itu, Kapolda langsung menuju Solo. Dia tiba di Hotel Novotel, Jl. Gadjah Mada, Solo, sekitar pukul 09.30 WIB. Hingga pukul 10.15 WIB, Kapolda masih berada di hotel ini. Daerah Wonogiri, Solo, Klaten, dan Karanganyar termasuk daerah yang terus diawasi Densus 88 Antiteror, satuan khusus yang bertugas mengejar para tersangka bom. Tempat-tempat ini sering dipakai para pelaku terorisme untuk bersembunyi. Sejumlah orang yang menjadi tersangka kasus-kasus bom telah tertangkap di daerah ini. Bahkan, saat ini, Polwil Solo telah menggiatkan pemantauan terhadap seseorang yang sering disapa Gareng. Berdasarkan sumber yang diyakini polisi, Gareng adalah salah satu pelaku bom bunuh diri di Bali, Sabtu (1/10/2005) lalu.
(asy/)











































