PT KA Kerahkan 575 Petugas Keamanan Hadapi Bahaya Teroris
Jumat, 07 Okt 2005 10:23 WIB
Jakarta - Setelah bom Bali II, bahaya terorisme juga menjadi kekhawatiran persiapan mudik lebaran. Untuk mengantisipasi kekhawatiran itu, PT Kereta Api (KA) akan mengerahkan 575 petugas keamanan. Selain itu, PT KA juga mendirikan posko mudik lebaran di setiap stasiun.Demikian penjelasan Kepala Daops I PT KA Masduki Ahmad dalam presentasi di hadapan Menteri Perhubungan (Menhub) Hatta Rajasa yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (7/10/2005). "Ratusan tenaga keamanan itu akan tersebar di 9 stasiun. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan seperti bahaya terorisme," kata Masduki.Daops I KA telah menyiapkan 74 KA untuk melayani penumpang yang akan mudik lebaran. KA itu terdiri dari 61 unit KA reguler dan 13 unit KA lebaran. Total tempat duduk yang disediakan sebanyak 56.119 tempat duduk. "Cadangan lokomotif ada 4 dan diletakkan di stasiun Jatinegara dan Cikampek," jelas Masduki. Untuk mengantisipasi membludaknya penumpang, mulai 24 Oktober sampai 14 November, disediakan KA ekonomi bebas tempat duduk. Sementata itu mulai 28 Oktober sampai 10 November, KRL eksekutif akan langsung mengangkut penumpang dari stasiun Gambir. Sedangkan KRL binis dan ekonomi langsung dari Pasar Senen dan berhenti di Kemayoran. Menanggapi presentasi itu, Hatta berpesan agar PT KA menekankan keamanan dalam melayani penumpang. Dia juga mewanti-wanti agar PT KA memberantas praktek percaloan.
(iy/)











































