Jerry D Gray Terprovokasi karena Hoax 'Polisi China' di Aksi 22 Mei

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 28 Mei 2019 16:13 WIB
Jerry D Gray ditangkap polisi. (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta - Seorang pria kelahiran Jerman, Jerry D Gray, ditangkap polisi karena menuding pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) komunis. Kepada polisi, Jerry mengaku terprovokasi oleh hoax 'polisi China' saat aksi 22 Mei lalu.

"Jadi setelah saya interogasi, yang bersangkutan itu melihat di video yang viral juga Polwan Brimob ya yang menggunakan pakaian resmi, pakaian dinas, tapi wajahnya mirip dari China," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolres Metro Jakbar, Selasa (28/5/2019).

Karena melihat video hoax polisi China tersebut, Jerry pun merasa terprovokasi. Dia tidak mau Indonesia dijajah.

"Jadi dia tak terima Indonesia mau dijajah sehingga dia melakukan hal seperti itu," katanya.


Sementara itu, Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi mengungkapkan Jerry meyakini kebenaran video hoax yang beredar terkait adanya polisi China.

"Dia mempercayai ada Brimob menggunakan baju hitam dari negara China, komunis, kemudian datang ke Indonesia dia tidak terima. Kemudian selaku umat muslim tidak terima juga," ungkap Hengki.

Sebelumnya diberitakan, Jerry ditangkap di rumahnya di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, pada pukul 09.30 WIB. Dalam sebuah video, pria asal Jerman itu menyebut pemerintahan Jokowi telah disusupi komunis dan dia juga mendesak Jokowi mundur sebagai presiden. (nvl/fjp)