Pemberian Kartu Kendali Minyak Tanah Tidak Efektif

Pemberian Kartu Kendali Minyak Tanah Tidak Efektif

- detikNews
Jumat, 07 Okt 2005 09:15 WIB
Jakarta - Rencana pemerintah untuk memberikan kartu kendali minyak tanah menuai kritik dari pengurus harian YLKI Tulus Abadi. Dia menilai pemberian itu tidak akan efektif sampai sasaran. "Kelangkaan sudah terjadi sejak saat ini, tapi pemberian kartu baru efektif bulan Januari. Ini kan kelamaan," kata Tulus Abadi ketika dihubungi detikcom Jumat (7/10/2005).Selain itu, menurut Tulus, kelangkaan itu disebabkan banyaknya minyak tanah yang dioplos dan diselundupkan. Kalau ini tidak diatasi maka kejadian ini akan berlangsung terus. "Kecurangan itu terjadi pada tingkat yang lebih tinggi sehingga percuma saja," jelasnya.Tulus menambahkan, seharusnya kelangkaan minyak tanah ini dijadikan pemerintah sebagai momentum untuk melakukan edukasi terhadap masyarakat untuk menggunakan BBM alternatif. "Seperti briket batu bara. Kalau pemerintah serius pasti bisa," urainya.Namun sayangnya, pemerintah saat ini terlihat putus asa dan malas dalam mencari energi alternatif selain BBM. "Padahal harga briket itu hanya Rp 1.000. Dulu briket tidak berkembang karena harga minyak masih murah, kini kan sudah sulit terjangkau," imbuhnya. (ahm/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini