Elpiji Menghilang dari Malang
Kamis, 06 Okt 2005 17:50 WIB
Malang - Seiring kenaikan harga BBM, elpiji menghilang dari pasaran Malang, Jawa Timur. Kalau pun stok tersedia, harganya melonjak menjadi Rp 63 ribu untuk tabung gas 15 kg, dari harga resmi di kisaran Rp 53 ribu." Gas elpiji mulai langka sejak 4 hari ini. Kemarin saya hanya hanya dipasok 15 tabung. Padahal sebelumnya pasokan yang saya terima 30 tabung," kata Khusaery, pemilik Toko Linuwih di Jalan Raya Singosari Malang, Kamis (6/10/2005).Kepada detikcom, pemilik toko pracangan ini mengatakan, sampai saat ini dirinya tidak mengetahui akibat kelangkaan tersebut. " Kata agennya sih ada keterlambatan pengiriman dari pusat," jelas Khusaery.Dari pantauan detikcom di beberapa toko yang masih menyediakan gas elpiji, pemilik toko dalam menentukan harga jual masih bervariasi. Kenaikan harga yang tidak seragam ini dipicu dengan kenaikan harga BBM.Di Desa Bedali Lawang, satu tabung gas elpiji saat ini sudah dijual sehargaRp 63 ribu. Padahal sebelum adanya kenaikan harga BBM, elpiji masih dijual seharga Rp 53 ribu. Di daerah Singosari Kabupaten Malang, gas elpiji dijual dengan harga yang bervariasi antara Rp 50 ribu hingga Rp 63 ribu." Gas elpiji sekarang saya jual Rp 63 ribu. Soalnya biaya untuk beli ke agen juga naik. Maklum bensin sekarangkan mahal. Jadi kita menyesuaikan dengan biaya transport. Belum lagi kalau elpiji di agen kosong. Soalnya sudah 4 hari ini saya tidak dapat kiriman, "ungkap Yono, pemilik toko di Bedali Lawang.Sementara itu Kepala Wira Penjualan Elpiji Depot Pertamina Malang, Iswahani, mengakui adanya kelangkaan elpiji di Malang, karena keterlambatan pengiriman elpiji dari Karang Balongan, Indramayu." Hari ini dijadwalkan kapal akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Mulai besok distribusi elpiji di Malang kemungkinan dapat normal kembali," janji Iswahani.Ia menambahkan, kebutuhan gas elpiji di Malang saat ini mencapai 80 hingga 90 ton perhari. 40 Hingga 50 ton digunakan oleh kalangan industri, sisanya digunakan oleh kalangan rumah tangga."Selama ini gas elpiji untuk masyarakat Malang disuplai oleh Stasiun Penjamin dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Karang Ploso," kata Iswahani.
(nrl/)











































