Garry Shaw Perekam Video Ledakan di Raja's

Garry Shaw Perekam Video Ledakan di Raja's

- detikNews
Kamis, 06 Okt 2005 17:00 WIB
Denpasar - Misteri perekam video amatir pelaku bom bunuh diri di Raja's Bar & Restaurant akhirnya terungkap. Garry Shaw, warga negara Australia, sebenarnya hanya berniat merekam aktivitas keluarganya dan keluarga sahabatnya, George Drake, yang berjumlah 9 orang. Namun, setelah hasil rekaman diteliti, secara tak sengaja dia merekam pelaku bom bunuh diri.Saat peristiwa terjadi, keluarga Garry Shaw dan keluarga George Drake sedang berlibur di Bali. Selama di Pulau Dewata, mereka menginap di Hotel Melasti, Kuta. Saat kejadian, Garry dan George tengah berjalan-jalan di Kuta Square.Awalnya, Garry merekam tingkah polah keluarganya. Jika Anda memperhatikan rekaman yang ditayangkan sejumlah televisi swasta nasional, terlihat ada seorang cewek bule mengenakan tanktop berwarna putih, tengah berkacak pinggang. Itu adalah anaknya. Selain itu, dalam rekaman asli terdapat gambar George Drake sedang mengangkat celana putih ketat, sambil memukul-pukul bokong. Tapi gambar ini tampaknya dipotong, karena jorok meskipun lucu."Dalam aktivitas itu, tanpa sengaja terekam pria yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri, berkaos hitam dan bercelana jeans biru dengan tas punggung," kata seorang wartawan Australia yang keberatan disebut namanya kepada detikcom di Hotel Inna Grand Bali, Denpasar, Kamis (6/10/2005).Setelah itu terjadi tiba-tiba saja terjadi ledakan seperti yang terekam dalam video. Akibat ledakan ini Garry maupun George terluka. Garry Shaw terkena tusukan gotri di badan dekat ketiak, sementara George terkena gotri di bagian punggung. Mereka sempat dirawat di RS Prima Medika. Awalnya, Garry mengaku punya rekaman ledakan di Raja's Kuta Square kepada wartawan Channel 9 Australia. Tapi dia tidak menyadari jika dalam vidoo itu terekam orang yang diduga menjadi pelaku ledakan. Baru setelah beberapa kali diputar, ternyata ada yang ganjil dalam gambar yang direkam Garry. Kemudian wartawan Channel 9 menyarankan menelepon polisi Australia dan polisi Indonesia. Pada hari Minggu pagi (2/10/2005) polisi datang untuk mengambil rekaman dan melakukan analisis. Akhirnya gambar tersebut dipublikasikan oleh Kapolda Bali Irjen Pol I Made Mangku Pastika pada Minggu malam.Tayangan video amatir pelaku bom Bali II di Raja's Bar & Restaurant ini sempat menjadi polemik. Pasalnya, pihak kepolisian selalu menolak menyebutkan identitas pengambil gambar itu.Tahu-tahu saja stasiun televisi nasional menggambarkan suasana mencekam yang terjadi di Raja's. Sempat ada yang mencurigai rekaman video tersebut tidak asli, pasalnya dengan jelas bisa merekam pelaku peledakan bom bunuh diri. "Kalau ada yang sanksi dengan rekaman itu, berarti ada yang sanksi dengan polisi dong," kilah Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko kala itu. Ketika didesak siapa pemilik video amatir tersebut, Soenarko enggan buka mulut. "Kita tetap proteksi sumber ini," ujarnya. Tapi kini rahasia itu telah terkuak. Sedangkan Garry sudah berada di kampung halamannya. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads