Suspect Flu Burung Hendrawati Makin Kritis

Suspect Flu Burung Hendrawati Makin Kritis

- detikNews
Kamis, 06 Okt 2005 16:55 WIB
Jakarta - Kondisi Hendrawati (38), suspect flu burung yang kini dirawat di RSPI Sulianti Saroso semakin kritis. Dokter pun sudah angkat tangan.Dari hasil pemeriksaan klinis yang dilakukan terhadap Hendrawati menunjukkan leukosit dan tekanan darahnya semakin anjlok. Sedangkan gambaran paru-parunya bertambah buruk."Ia sudah terkena infeksi menyeluruh (sepsi). Kita sudah berusaha maksimal, dan selebihnya kita serahkan kepada Tuhan," ungkap dokter ICU RSPI Sulianti Saroso Renaldi Prawira, Kamis (6/10/2005).Kondisi sebaliknya terjadi pada Mutiara Gayatri (7) yang positif terjangkit flu burung. Kondisi Mutiara semakin membaik. Bahkan bocah berambut panjang ini akan segera dipindahkan ke ruang isolasi Cempaka."Mutiara sudah bisa makan sendiri dan kondisinya stabil maka kita akan pindahkan ke ruang Cempaka," ungkap Renaldi. Mutiara termasuk salah satu pasien terlama di RSPI Sulianti Saroso. Saat pertama kali dirawat Mutiara langsung dimasukkan ke ruang ICU. Setelah dirawat beberapa hari kondisi Mutiara membaik dan dipindahkan ke ruang Cempaka. Namun hanya sehari di ruang Cempaka, kondisi Mutiara anjlok lagi. Dia kemudian dipindahkan lagi ke ruang ICU.4 Pasien DipulangkanSementara itu Kepala Informasi dan Surveillance KLB Flu Burung RSPI Sulianti Dokter Ilham Patu menuturkan, hari ini pihaknya sudah memulangkan empat pasien suspect flu burung setelah mendapat kepastian dari hasil pemeriksaan laboratorium Litbangkes Depkes RI.Dari hasil pemeriksaan PCR dan serologi Adam Satria (27), Syifa (10 bulan), Naswan (1), ketiganya dirawat di ruang Cempaka, dan Muhammad Subkhi Ariq (1 tahun 2 bulan) yang dirawat di ruang Mawar, menunjukkan negatif flu burung.RSPI Sulianti Saroso, lanjut dia, pukul 13.00 WIB juga telah menerima pasien baru berinisial IIS (5) yang tinggal di Tangerang. IIS mempunyai riwayat kontak dengan 10 ekor ayamnya yang mati mendadak. Bocah tersebut mengalami panas tinggi hingga 38,5 derajat celcius selama empat hari. Dari hasil foto rontgen, IIS menderita bronco pneumonia. (umi/)


Berita Terkait