detikNews
Sabtu 25 Mei 2019, 20:13 WIB

Teuku Yazhid Pastikan Bukan Pria Berserban Hijau yang Ancam Jokowi

Haris Fadhil - detikNews
Teuku Yazhid Pastikan Bukan Pria Berserban Hijau yang Ancam Jokowi Gedung Polda Metro (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Pria bernama Teuku Yazhid menjelaskan soal isu dirinya sebagai pria berserban hijau yang ditangkap karena diduga mengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menko Polhukam Wiranto. Yazhid menegaskan dirinya tidak pernah mengancam Jokowi dan Wiranto.

"Saya Teuku Yazhid Ali Wismaha hari ini mengkonfirmasikan dan memberikan klarifikasi bahwa terkait berita-berita dan isu-isu yang telah viral di media sosial mengenai adanya dugaan pengancaman kepada Presiden Republik Indonesia maupun kepada Menteri Polhukam oleh seseorang yang selama ini beredar di media sosial bukanlah diri saya," kata Yazhid dalam video yang dilihat dari akun Instagram-nya teukuyazhid, Sabtu (25/5/2019).



Dia mengatakan foto ataupun video yang beredar seolah dirinya ditekan saat diinterogasi oleh polisi tak benar. Menurut pengakuannya, video yang beredar itu adalah saat dirinya dimintai klarifikasi untuk kebutuhan forensik wajah dan forensik suara.

"Adapun mengenai foto maupun video yang tersebar baik melalui akun-akun media sosial seperti Instagram, Twitter, dan lain-lain bukanlah video interogasi maupun tekanan di kepolisian, melainkan potongan video klarifikasi untuk kebutuhan forensik wajah dan forensik suara," ujarnya.

Yazhid juga meminta akun-akun yang telah menyebarkan foto ataupun potongan video terkait dirinya untuk membuat klarifikasi. Dia meminta akun-akun yang menyebar potongan video atau foto yang seolah dirinya meminta maaf karena membuatnya dinilai negatif oleh berbagai pihak.

"Dengan penuh harapan itikad baik saya menunggu permohonan maaf dari akun-akun media sosial tersebut atau klarifikasinya karena sangat tidak pantas mengingat banyak pihak atau netizen yang menuduh atau menyimpulkan hal-hal yang negatif terhadap diri saya dan mengingat telah tersebarnya identitas dan riwayat saya," ucap Yazhid.



Jika tak ada permintaan maaf atau klarifikasi dari akun-akun yang menyebar informasi dirinya, maka dia akan mendiskusikan langkah lainnya yang bisa diambil. Dalam video klarifikasi di akun Instagram-nya itu, Yazhid menyatakan dirinya didampingi oleh kuasa hukum.

Polda Metro Jaya sebelumnya menangkap seorang pria yang mengancam membunuh Presiden Joko Widodo dan Menko Polhukam Wiranto. Sebelumnya video ancaman pria berserban hijau itu tersebar viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi membenarkan penangkapan pria tersebut.

"Iya, betul," ucap Kombes Argo saat dihubungi detikcom, Jumat (24/5).

Saat ini pria tersebut masih diperiksa di Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya. Polisi masih mendalami motif pria tersebut.

"Masih didalami, ya," katanya.

Video tersebut beredar viral di media sosial beberapa hari yang lalu. Dalam video tersebut, ada dua pria yang mengancam akan membunuh Jokowi.
(haf/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com