"Oh mungkin, dong (ada menteri muda dalam kabinet Jokowi). Pasti," ujar Erick di Hotel Monopoli, Jalan Taman Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).
Namun ia menyebut belum ada pembicaraan soal pembagian kursi menteri untuk kabinet Jokowi berikutnya. Menurut Erick, Jokowi akan meminta masukan seluruh pihak ketika menentukan menteri-menterinya.
"Belum (ada pembicaraan soal menteri). Saya rasa kan tentu menteri-menteri banyak yang kinerjanya bagus. Pasti beliau nggak mungkin main reshuffle-reshuffle saja. Pasti beliau kan mikir yang sesuai dengan visi beliau ke depan. Itu yang mungkin dipertahankan atau mungkin bisa juga diganti. Bukan karena beliau tidak suka, tapi karena kepentingan ke depannya berbeda gitu, kan bisa," jelas Erick.
Erick menambahkan, Jokowi akan membentuk kabinet yang kuat. Ia menyebut kerja pemerintahan Jokowi ke depan lebih berat karena berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
"Karena saya yakini Pak Presiden ingin sekali membentuk kabinet yang kuat, karena kan kerjaan berikutnya itu lebih berat, karena membangun sumber daya manusia. Kalau membangun infrastruktur, kelihatan yang dibangun, kalau SDM ini lebih hal-hal, tentu tolok ukurnya lebih incredible," tegasnya. (azr/tsa)











































