Habibie Tegaskan Kondisi Sekarang Tak Seperti '98: That's Not True

Andhika Prasetia - detikNews
Jumat, 24 Mei 2019 16:03 WIB
Foto: Presiden Jokowi menerima kedatangan Presiden ke-3 BJ Habibie. (Andhika-detikcom)
Jakarta -

Presiden ke-3 RI BJ Habibie menegaskan persatuan Indonesia merupakan konsensus bersama yang tak bisa ditawar lagi. Stabilitas dan pemeretaan pembangunan harus diutamakan.

"Dalam hal ini kita sepakat juga bahwa mengenai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia, dan stabilitas dan proses pemerataan, dan masa depan bangsa ini tidak ada tawar menawar," kata Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).



Menurut Habibie, siapapun yang terpilih pada Pilpres 2019 merupakan presiden seluruh rakyat Indonesia. "Siapa saja nanti yang akan memimpin dan sedang memimpin, dia tidak memimpin yang memilihnya, dia memimpin seluruh bangsa Indonesia," ujar dia.



Selain itu, Habibie mengatakan setiap elemen bangsa tak boleh terpecah hanya karena pemilihan presiden. Menurut Habibie, kondisi saat ini berbeda jauh dengan kondisi tahun 1998.

"Kita tidak dibenarkan, setiap lima tahun kita ada pemilihan presiden, apa kita mengambil risiko menghambat pembangunan, mengambil risiko bahwa kita bisa diadu domba, pecah dan sebagainya, nggak ada itu, oke? dan kalau disamakan yang keadaan waktu bapak di 98, that's not true!" ujar dia.

(dkp/knv)