Singapura: Bom Bali II Pengingat untuk Terus Waspada
Kamis, 06 Okt 2005 14:35 WIB
Jakarta - Pascaserangan bom Bali II, negara-negara tetangga kian meningkatkan kewaspadaannya. Ini dilakukan pula oleh Singapura. Bom Bali II merupakan pengingat bahwa Singapura harus terus waspada dan tidak boleh mengendurkan pengamanan dalam perang melawan terorisme. Demikian disampaikan Deputi Perdana Menteri Singapura sekaligus Menteri Koordinasi Keamanan Nasional, Professor S Jayakumar.Hal tersebut diungkapkan Jayakumar kepada wartawan di Singapura seperti diberitakan media lokal, Channel News Asia, Kamis (6/10/2005).Jayakumar mengaku kagum akan upaya-upaya yang dilakukan badan-badan yang berbeda untuk melindungi dan menjaga negara Asia Tenggara tersebut. Sedikitnya 22 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka dalam serangan bom di kawasan Kuta dan Jimbaran pada 1 Oktober lalu. Aksi bom bunuh diri terjadi justru di saat Bali sudah mulai pulih kembali pascaserangan bom Bali I pada tahun 2002 lalu yang menewaskan 202 orang, termasuk 88 warga Australia.
(ita/)











































