Diduga Pelaku Bom Bali II, Polisi Solo Buru Gareng

Diduga Pelaku Bom Bali II, Polisi Solo Buru Gareng

- detikNews
Kamis, 06 Okt 2005 13:13 WIB
Solo - Sinyal-sinyal pelaku bom Bali II mulai didapatkan Polri. Polwil Surakarta, misalnya, saat ini tengah gencar-gencarnya memburu seseorang pria, bernama Gareng. Berdasarkan informasi dari masyarakat, Gareng merupakan salah satu dari 3 pelaku bom bunuh diri di Kuta dan Jimbaran, Bali. Kapolwil Surakarta, Kombes (Pol) Abdul Madjid mengaku pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan pencarian yang intensif terhadap seseorang yang dilaporkan warga tersebut. Penyelidikan ini dilakukan untuk memperoleh kepastian apakah Gareng benar-benar salah satu pelaku bom Bali II atau bukan. Abdul Madjid kepada detikcom memaparkan setelah polisi mempublikasikan gambar tiga orang yang diduga sebagai pelaku peledakan, selanjutnya ada salah satu warga Kota Solo memberikan informasi kepada Polwil Surakarta yang mengaku mengenal seseorang yang wajahnya sangat mirip dengan wajah yang terpampang di media massa itu."Informan-nya sangat terpercaya, tapi kami berkepentingan untuk tidak mempublikasikan identitasnya. Dia mengaku mengenal salah satu dari tiga orang yang gambarnya dipublikasikan itu. Menurut informan ini, orang itu biasa dipanggil Gareng yang pernah tinggal di Kampung Kartopuran, Solo," papar Madjid, Kamis (6/10/2005).Namun, menurut Kapolwil, saat ini Gareng sudah tidak tinggal di kampung asalnya itu. "Informan juga mengatakan kemungkinan sejak pertengahan tahun 2004 Gareng sudah tidak di Solo. Mungkin hijrah, menikah atau ke mana. Dari catatan kepolisian, nama itu juga belum muncul. Informasinya sangat minim tapi kami tidak mengesampingkannya. Kami sedang menyelidiki dan berusaha menemukan keberadaannya," lanjutnya.Lebih lanjut Madjid enggan memaparkan lebih jauh mengenai informasi yang diterimanya dari informannya itu, termasuk siapa nama asli dari Gareng, dari mana asalnya, apa aktivitas selama diketahui berada di Solo, apakah dia memiliki hubungan dengan salah satu kelompok atau sekolah di Solo dan sekitarnya.Madjid berkilah informasi itu akan ditindaklanjuti serius, sehingga perlu ada beberapa keterangan yang tidak dipublikasikan demi kepentingan kerja kepolisian. Lagipula, menurut dia, belum pasti juga apakah si Gareng benar-benar pelaku atau hanya memiliki kemiripan wajah. Selanjutnya, perwira menengah asal Kalimantan ini lebih banyak bicara dalam status off the record."Yang bisa saya sampaikan adalah bahwa pasca-ledakan kami lebih banyak melakukan langkah-langkah intelijen. Semua hasil di lapangan yang berhubungan dengan peledakan bom di Bali telah kami laporkan ke atasan kami. Demikian juga dengan gerakan-gerakan dan tindakan-tindakan mencurigakan lainnya yang perlu kami ketahui sebagai langkah preventif," kata dia.Selain itu Madjid juga mengatakan pihaknya melakukan penjagaan ketat nonstop di lima titik perbatasan wilayah, terutama yang berbatasan dengan provinsi Jawa Timur. Lima titik itu adalah dua titik di Wonogiri, satu titik di Sragen, satu di Karangayar yang kesemuanya berbatasan dengan Jawa Timur. Satu titik lagi adalah perbatasan Klaten dengan Yogyakarta.Warga Solo DiperiksaTerpisah, sumber detikcom di kepolisian mengatakan bahwa ada warga Solo yang saat ini sedang dimintai keterangan oleh tim penyidik kasus Bom Bali II. Seorang berinisial I tersebut ditangkap di sebuah kota di Jawa Timur dan kepada polisi dia mengaku mengenali wajah salah satu pelaku bom bunuh diri."Seorang berinisial I tersebut pedagang batik yang tinggal Kampungsewu, Solo. Saat ini dia masih diperiksa mendalam oleh tim penyidik. Dari pengakuannya awal, dia memang mengaku mengenali wajah salah satu pelaku bom bunuh diri di Bali," ujar sumber tersebut. (asy/)


Berita Terkait