Isak Tangis Iringi Pemakaman Djuni Trisniati

Korban Bom Bali II

Isak Tangis Iringi Pemakaman Djuni Trisniati

- detikNews
Kamis, 06 Okt 2005 12:30 WIB
Semarang - Satu lagi korban bom Bali II diperabukan. Djuni Trisniati alias Ong Djun Giok (68) korban ledakan bom Bali di Kafe Nyoman, Jimbaran, Kamis (6/10/2005) diperabukan di Krematorium Kedung Mundu Lama, Semarang.Suasana duka menyelimuti keluarga salah satu korban Bom Bali ini. Saat jenazah hendak diperabukan, isak tangis sanak keluarga tidak tertahankan.Jenazah dibawa dari Panti Wiloso, Citarum sekitar pukul 09.00 WIB. Sedangkan Perabuan selesai pukul 10.30 WIB.Puluhan kerabat tampak ikut dalam upacara kremasi ini, termasuk anak ke enam, Heru Djatmiko yang menjadi salah seorang korban bom. Ia mengalami luka di pelipis, leher dan tangan.Salah satu keluarga yang terpukul dengan tewasnya Djuni Trisniati adalah anak ke 7 almarhum, Fanny Kusumadewi (31). Ia selalu terlihat menangis sejak kremasi ibunya dimulai hingga berakhirnya perabuan.Djuni Trisniati datang ke Bali untuk menghadiri ulang tahun cucunya, Bramantyo Sadhu anak pasangan Heru Djatmiko dan Juliet Tumewu. Saat ledakan bom terjadi, Djuni bersama dengan keluarga dan rekan kerja Heru, tengah makan malam di Kafe Nyoman. Akibat ledakan bom ini, Djuni dan salah seorang cucu, Arthur Calvino (19) tewas. (jon/)


Berita Terkait