Pelajar-Mahasiswa Bali Demo Minta Pelaku Bom Ditangkap
Kamis, 06 Okt 2005 10:54 WIB
Surabaya - Bom Bali II menorehkan luka bagi pelajar dan mahasiswa asal Bali yang menuntut ilmu di Surabaya. Massa turun ke jalan meminta pelaku bom dibekuk.Aksi damai yang diikuti 70 orang ini digelar di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (6/10/2005) pukul 10.30 WIB. Massa mengenakan pakaian adat khas Bali."BIN telah lalai, terbukti dengan Bali kedua kalinya dikoyak oleh bom. Kerja BIN apa, jangan tidur saja!" kata salah seorang orator dalam aksinya.Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua Keluarga Pelajar dan Mahasiswa, IB Dwi Jayanegara, massa meminta agar pemerintah mengimbau pemerintah asing supaya tidak mengeluarkan larangan bagi warganya untuk berkunjung ke Bali.Massa menyesalkan kelalaian pemerintah khususnya BIN dan aparat keamanan yang menyebabkan Bali kembali diserang teroris. Masyarakat Bali diminta tetap bersatu dan tidak terprovokasi isu berbau SARA. Massa juga mengecam dan mengutuk pelaku pengeboman dan orang-orang di belakangnya dan meminta pelaku pengeboman ditangkap.Sebelum membubarkan diri, massa menorehkan tanda tangan dan uneg-unegnya di atas kain putih sepanjang 6 meter. Karangan bunga dan bendera merah putih diletakkan di pagar Gedung Granadi.
(aan/)











































