detikNews
Kamis 23 Mei 2019, 02:54 WIB

Polisi: Massa Pendemo di Slipi Janji Tak akan Rusuh Lagi

Ibnu Hariyanto - detikNews
Polisi: Massa Pendemo di Slipi Janji Tak akan Rusuh Lagi Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi (Rolando/detikcom)
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Jakarta - Polisi meredakan kerusuhan di Slipi, Jakarta Barat, melalui mediasi dan negosiasi dengan massa. Berkat bantuan TNI, upaya berhasil. Massa berjanji tak akan rusuh lagi.

"Bahwa malam hari ini kita sudah melaksanakan negosiasi dengan mereka. Kami dibantu TNI di bawah pimpinan Pak Danrem Jakarta Barat (Kolonel Agustinus Purboyo), termasuk Marinir dan Kostrad. Kita di sini menggunakan metode soft approach (pendekatan lunak)," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di Jl Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (23/5/2019).

Hengki mengatakan, dalam mediasi, polisi menjelaskan yang dilakukan massa itu melanggar hukum. Menurut Hengki, massa memahami hal itu.



"Akhirnya kita mencapai titik temu dengan mediasi dari rekan TNI," ujar Hengki.

Hengki mengatakan dalam mediasi itu juga disepakati massa tak melakukan aksi di sekitar kawasan Slipi, Jakarta Barat. Hengki berharap massa pun menjalankan kesepakatan tersebut.

"Sehingga malam ini dari berbagai elemen masyarakat yang demo sudah bisa memahami dan berjanji tidak akan melakukan kegiatan yang selama dua hari berlangsung. Mudah-mudahan ini sesuai komitmen yang kita sepakati, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan masyarakat terbebas dari rasa cemas dan takut," ucapnya.

Dia berharap situasi ke depan akan terus kondusif. Meski demikian, Hengki mengatakan personel kepolisian tetap berjaga di lokasi sekitar Slipi.



"Tapi di sini kita tetap melakukan penjagaan. Risiko yang terburuk pasukan tetap kami siagakan dan di-back up oleh TNI," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, massa sempat rusuh di kawasan Slipi, Jakarta Barat, sejak Rabu (22/5). Personel Marinir TNI AL yang turun menyisir lokasi menyuruh massa pulang, dan massa langsung menuruti apa kata Marinir.



Personel Marinir berseragam loreng dan berbaret ungu menyambangi mereka. "Pulang ya. Hati-hati," kata salah satu personel Marinir kepada massa.

"Ya, Pak. Terima kasih, Pak," jawab salah satu orang dari massa yang bergerombol di lokasi.


(ibh/dnu)
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com