Tarif Baru Busway Memberatkan
Rabu, 05 Okt 2005 20:19 WIB
Jakarta - Kenaikan tarif busway dinilai memberatkan bagi sebagian besar penumpang jasa angkutan ini. Mereka tak menduga kenaikannya mencapai Rp 1000. Bahkan ada penumpang yang harus berpikir dua kali untuk dengan menggunakan jasa angkutan bebas macet ini. Berdasarkan pemantauan detikcom di Terminal Blok M di loket busway terminal 1 terpampang pengumuman tarif busway naik dari Rp 2.500 menjadi Rp 3.500 berdasarkan SK Gubernur tertanggal 4 Oktober 2005."Kebijakan pemerintah memang bagus, tapi kalau dinaikkan menjadi Rp 3500 itu sangat berat karena otomatis tiap bulan bertambah Rp 30.000 pengeluaran," kata Wawan, karyawan swasta pengguna jasa Busway, abu (5/10/2005).Tidak hanya Wawan yang mengeluhkan kenaikan tarif busway tapi seorang karyawati bernama Gea juga mengeluhkan hal yang sama. Gea mengaku biasanya sehari dengan uang Rp 20.000 bisa ke beberapa tempat, tapi sekarang uang sebesar tersebut tidak mencukupi. "Padahal kebutuhan kita tidak hanya cukup di busway, berapa uang habis hanya untuk di jalan. Itu kan tidak efektif," keluh Gea.Gubernur DKI telah menandatangani SK kenaikan tarif busway itu pada Selasa (4/10/2005) malam. Berdasarkan salinan keputusan Gubernur DKI bernomor 1912/2005 yang diperoleh detikcom Rabu (5/10/2005) disebutkan kenaikan tarif busway dilakukan bersamaan dengan kenaikan tarif angkutan umum lainnya.
(mar/)











































