DetikNews
Selasa 21 Mei 2019, 14:45 WIB

Ini Skenario ASDP Kurangi Antrean Pemudik di Pelabuhan Gilimanuk

Aditya Mardiastuti - detikNews
Ini Skenario ASDP Kurangi Antrean Pemudik di Pelabuhan Gilimanuk Kepala Balai Transportasi Darat Bali-NTB (BTDB) Kementerian Perhubungan, Agung Hartono.Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Denpasar - Puncak arus mudik di Bali diprediksi akan terjadi pada H-2 atau H-3 Lebaran. Sejumlah persiapan dilakukan di Pelabuhan Gilimanuk untuk mengurangi antrean penumpang.

"Tentunya kami mencermati rentang waktu cukup panjang dari hari libur bisa mencapai 11 hari, kalau PNS ada cuti bersama, hanya di Bali ini ada kondisi karakternya berbeda sektor swasta cukup tinggi. Berdasarkan pengalaman dari tahun kemarin terjadi arus puncak H-2, H-3 (Lebaran)," kata Kepala Balai Transportasi Darat Bali-NTB (BTDB) Kementerian Perhubungan, Agung Hartono, usai Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Provinsi Bali di kawasan Sanur, Denpasar, Bali, Selasa (21/5/2019).



Agung mengatakan pihak PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang-Gilimanuk juga melakukan penambahan loket tiket untuk mengurangi kepadatan antrean. Selain itu, ASDP Ketapang-Gilimanuk memberlakukan pembayaran nontunai untuk mempercepat pelayanan.

"Tadi dari ASDP Ketapang-Gilimanuk melakukan skenario penambahan loket penjualan tiket sehingga menjadi dua kali lipat sehingga tidak ada lagi nanti antrean saat membeli tiket, khususnya sepeda motor," ujarnya.

"Tahun kemarin H-2 itu mencapai 17 ribu artinya hampir 1.000 per jam, ini yang diantisipasi juga dengan pola cashless dengan e-money. Tidak lagi menggunakan uang cash yang memakan waktu karena pengembalian itu makan waktu lama," sambung Agung.


Pola pembayaran dengan uang digital ini, menurut Agung, sudah berlaku sejak akhir tahun lalu saat Natal-Tahun Baru. Untuk mempermudah masyarakat, beberapa loket top-up atau pengisian uang digital juga disediakan.

"Cashless sudah dimulai tahun kemarin pada saat Natal-Tahun Baru juga, tapi sekarang pintu pelayanannya kan diperbanyak sehingga masyarakat lebih memudahkan antrean. (Efektif) Megurangi antrean, kemudian ada tempat top upnya. Ini kan sudah berpengalaman di sepanjang ini dipasang pengumuman melalui spanduk, juga medsos di instagram," papar Agung

Terpisah, General Manager PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang-Gilimanuk Fahmi Alweni mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 56 kapal angkutan mudik Lebaran.

"Rencana angkutan Lebaran Ketapang- Gilimanuk, pertama salah satu timnya kapal yang kami siapkan untuk angkutan Lebaran ini 56 kapal yang nantinya beroperasi per hari untuk dengan masing 7 dermaga. Untuk dermaga 1,2,3,4 kami memploting diisi lima kapal, dan target trip kami perhari 567 trip," ujarnya.
(ams/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed