detikNews
Senin 20 Mei 2019, 18:56 WIB

Hakim Kabulkan JC Sekjen KONI Terkait Kasus Suap Dana Hibah

Faiq Hidayat - detikNews
Hakim Kabulkan JC Sekjen KONI Terkait Kasus Suap Dana Hibah Ilustrasi gedung PN Jakpus. (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Majelis hakim mengabulkan permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy. Permohonan yang diajukan Hamidy dinyatakan memenuhi syarat sebagai JC.

"Mengabulkan permohonan justice collaborator Ending Fuad Hamidy," kata hakim ketua Rustiyono saat membacakan amar putusan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Menurut hakim, pemberian uang dan barang Hamidy berasal permintaan pihak Kemenpora. Hamidy memberikan mobil, uang, dan handphone kepada Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Mulyana serta dua anggota staf Kemenpora bernama Adhi Purnomo dan Eko Triyanta.


Selain itu, disebut hakim, Hamidy mengakui dan menyesali perbuatannya tersebut.

"Maka menurut majelis hakim beralasan untuk mengabulkan permintaan JC tersebut tapi tidak menghilangkan hukuman terhadap terdakwa," jelas hakim.

Ending Fuad Hamidy divonis 2 tahun 8 bulan dan denda Rp 100 juta subsider 2 bulan kurungan. Hamidy terbukti bersalah memberikan suap kepada sejumlah pejabat di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).


Suap kepada sejumlah pejabat Kemenpora ditujukan untuk mempercepat proses pencairan dana hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora. Perbuatan Ending dilakukan bersama-sama dengan Bendahara KONI Johnny E Awuy.

Adapun Johnny divonis bersamaan dengan Hamidy dengan hukuman 1 tahun 8 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan.
(fai/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed