Kontras Kecam Rencana Pengaktifan Kembali Koter TNI

Kontras Kecam Rencana Pengaktifan Kembali Koter TNI

- detikNews
Rabu, 05 Okt 2005 16:14 WIB
Jakarta - Rencana mengaktifkan kembali komando teritorial (koter) TNI mulai mengundang kecaman. Koordinator Kontras Usman Hamid menilai tidak relevan jika koter dihidupkan kembali untuk menangkal terorisme. Sebab TNI sudah memiliki jaringan intelijen yang memadai di daerah."Secara UU memang dibenarkan TNI membantu mencegah dan menangkal teroris. Tapi kalau kesalahannya ada pada masalah koordinasi, berarti itu kesalahan BIN, bukan TNI," kata Usman Hamid dalam sebuah jumpa pers di Kontras, Jl. Borobudur, Menteng, Jakarta, Rabu (5/10/2005).Dijelaskan Usman, jaringan intelijen TNI sudah terdapat di seluruh Kodam di Indonesia. Dan mereka sudah membaur dengan masyarakat. Selain itu, UU Antiterorisme sudah memberi kewenangan ekstra dan kemampuan kepada TNI untuk melakukan cegah tangkal terhadap tindak pidana terorisme.Karena itu, Usman menilai langkah pengaktifan kembali koter hanya untuk meningkatkan citra TNI di masyarakat."Mereka ingin menaikkan citra bahwa TNI masih dibutuhkan masyarakat," demikian Usman Hamid.Rencana TNI mengaktifkan kembali koter adalah untuk merespons permintaan Presiden SBY agar TNI terlibat dalam perang melawan teroris. Pengaktifan kembali koter hingga tingkat terbawah itu semata untuk menanggulangi terorisme. (gtp/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini