Bush Berniat Kerahkan Militer untuk Perangi Flu Burung
Rabu, 05 Okt 2005 15:41 WIB
Jakarta - Untuk memerangi wabah flu burung yang mungkin timbul di AS, Presiden George W Bush mempertimbangkan untuk mengerahkan militer. Pasukan AS akan dikerahkan untuk memberlakukan karantina di setiap daerah yang dilanda kasus flu burung.Usulan Bush ini langsung mengundang kontroversi. Namun Bush menekankan bahwa tindakan agresif mungkin diperlukan untuk mencegah merebaknya penyakit flu burung di negeri adikuasa itu. Alasan Bush, otoritas negara bagian dan lokal saja mungkin tidak akan mampu menangani wabah yang muncul. Karena itu, Bush meminta Kongres untuk memberikan wewenang bagi dirinya dalam mengerahkan militer."Presiden harus menggunakan semua aset yang ada untuk menangani sesuatu yang penting seperti ini," ujar Bush kepada wartawan di Washington, seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Rabu (5/10/2005).Sejumlah pakar kesehatan menyebut usulan Bush itu sebagai langkah yang berlebihan. Militer tidak diperlukan jika Washington telah membangun kemampuan untuk memproduksi vaksin dengan cepat, memastikan tersedianya pasokan obat antivirus seperti Tamiflu dan tidak membiarkan penurunan sistem kesehatan publik.Sebelumnya, pakar-pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengingatkan bahwa pandemi flu burung mungkin terjadi. Jika itu benar terjadi, maka jutaan orang di seluruh dunia bisa menjadi korban virus mematikan itu.
(ita/)











































