RS Husada Masih Rawat 14 Pasien Korban Bom Bali II

RS Husada Masih Rawat 14 Pasien Korban Bom Bali II

- detikNews
Rabu, 05 Okt 2005 13:50 WIB
Jakarta - Hingga hari Rabu (5/10/2005), korban bom Bali II yang dirawat di Rumah Sakit Husada, Jakarta, berjumlah 14 orang. Sebelumnya RS Husada sudah mengizinkan tiga pasien korban bom Bali untuk pulang.Sebagian besar korban yang dirawat tersebut adalah karyawan PT China International Freight (CIF). Total ada 14 karyawan PT CIF yang dirawat di RS Husada karena menjadi korban bom Bali. Namun pihak rumah sakit menolak menjelaskan apakah pasien yang masih dirawat semuanya karyawan PT CIF.Yang pasti, empat pasien yang terakhir masuk adalah karyawan PT CIF. Menurut kepala bagian bedah dr. Lie Agustinus Dharmawan, keempat pasien tersebut masuk Selasa (4/10/2005) kemarin dalam kondisi yang cukup bagus karena bisa dipindahkan tanpa ditandu."Kini sedang dilakukan pemeriksaan intensif untuk menentukan jenis terapi kepada empat pasien tersebut," kata Lie kepada wartawan di RS Husada, Jl. Raya Mangga Besar, Jakarta.Namun, informasi berbeda disampaikan para keluarga pasien PT CIF yang telah dirawat lebih dulu. Menurut seorang ibu yang tidak bersedia disebut namanya, empat pasien terakhir yang masuk ke RS memakai kereta dorong dan kondisinya lebih parah. "Ada yang tangan dan punggung terluka sehingga harus tengkurap. Mereka lebih parah. Kalau nggak pasti langsung dibawa ke Jakarta seperti 10 orang lainnya. Saya lihat wajah mereka banyak yang luka dan dibawa dengan kereta dorong," katanya.Disediakan PsikologMenurut Lie, sampai siang tadi pukul 12.00 WIB, RS Husada sudah melakukan operasi pengangkatan benda-benda asing pada tujuh orang. Dan hari ini akan kembali dilakukan dua operasi.Sebagian pasien yang masuk ke RS Husada merupakan rujukan RS Sanglah, sebagian lainnya atas permintaan sendiri. Terhadap para pasien yang umumnya mengalami trauma ini RS Husada menyediakan psikolog. "Tapi hingga sekarang belum ada pasien yang memintanya," ujar Lie. (gtp/)


Berita Terkait