Satu Lagi Pasien RSPI Meninggal Akibat Flu Burung

Satu Lagi Pasien RSPI Meninggal Akibat Flu Burung

- detikNews
Rabu, 05 Okt 2005 13:03 WIB
Jakarta - Satu lagi pasien positif flu burung meninggal di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta. Slamet Wibowo (23 tahun) yang masuk ke RSPI Sulianti Saroso 28 September lalu akhirnya menghembuskan nafas terakhir.Slamet yang merupakan warga Jl Pahlawan Sanja, Citeureup, Bogor, dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 29 September lalu pukul 00.30 WIB. "Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sampel darahnya, hasilnya menyatakan PCR (polymerase chain reaction)-nya positif, ini berarti dia positif flu burung," kata Kepala Bagian Informasi RSPI Ilham Patu, di RSPI, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (5/10/2005).Ilham menjelaskan, Slamet yang merupakan pasien rujukan dari RS Bina Husada Cibinong, sebelum menderita sakit, memiliki riwayat kontak dengan unggas. Slamet memelihara burung dan tetangganya ada yang memelihara ayam. Menurut Ilham, ketika masuk rumah sakit, Slamet didiagnosa menderita broncho pneunomia (penyakit paru), sesak nafas, demam, dan panas badannya tinggi. "Ketika masuk ke RSPI, pasien langsung dimasukkan ke ruang ICU. Pada pukul 22.00 WIB dia dinyatakan kritis, dan pada pukul 00.30 WIB dia meninggal dunia karena gagal nafas," jelas Ilham.Dengan meninggalnya Slamet, hingga kini pasien yang meninggal dunia akibat flu burung di RSPI sudah 3 orang, yakni Riska Adianti, Karwati, dan terakhir Slamet. Sedangkan Sudarmaji yang meninggal dunia 2 Oktober lalu, dinyatakan negatif flu burung.Suspect Flu Burung BertambahPasien yang diduga terinfeksi virus flu burung di RSPI bertambah satu pasien lagi. Selasa (4/10/205), pasien dengan inisial Ny UA (36) masuk ke RSPI."Hasil rontgen menyebutkan pneumonia, ada gejala panas, dan sesak. Pasien juga ada kontak dengan unggas. Ada 40 ekor ayam di lingkungannya yang mati," jelas Ilham.Dengan bertambahnya Ny UA warga Kelurahan Kukusan, Depok ini, saat ini RSPI merawat 22 suspect flu burung. (ary/)


Berita Terkait