DetikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 13:17 WIB

Gubernur Banten Yakin Warganya Tak Terpengaruh Isu People Power

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Gubernur Banten Yakin Warganya Tak Terpengaruh Isu People Power Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: Bahtiar/detikcom)
Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim meminta warga tak terpengaruh seruan people power pada 22 Mei 2019 mendatang. Wahidin mengajak untuk merajut persatuan.

"Mengenai isu people power, saya yakini masyarakat Banten tidak terpengaruh," kata Wahidin dalam rilisnya kepada wartawan di Serang, Banten, Sabtu (16/5/2019).


Wahid mengaku selalu menyampaikan bahwa pemilu merupakan ajang silaturahmi warga dalam setiap pertemuan dengan tokoh agama dan pimpinan pesantren di Banten. Pascapemilu, justru perlu kebersamaan lebih untuk mempererat persaudaraan.

Menurut Wahidin, pilihan politik adalah hak dan dilindungi dalam undang-undang. Dia mengajak seluruh elemen untuk sama-sama menjaga Banten, khususnya dari seruan dan isu people power.

"Agar Banten tidak terpecah belah, kita harus merajut persatuan dan mempersatukan warga Banten," ujarnya.


Selain itu, Ketua MUI Banten AM Romly mengatakan hal serupa. Dia tidak setuju dengan seruan people power yang bertepatan dengan penetapan pemilu. Dia juga keberatan jika isu tersebut memanfaatkan golongan santri.

"Jangan memanfaatkan santri. Jangan kekuatan politik bawa-bawa santri orang-orang yang tidak tahu apa-apa," ujar AM menambahkan.

Pascapemilu ini, menurutnya, tak perlu ada perbedaan dukungan lagi. Protes keberatan juga sudah diatur melalui undang-undang melalui jalur hukum. Karena itu, dia meminta warga tak terpancing oleh seruan yang melanggar konstitusi.


Tonton juga video Amien Rais: Petahana dan Rezimnya Takut Bahasa People Power:

[Gambas:Video 20detik]


(bri/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed