DetikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 10:38 WIB

Gempa M 5,6 di Pangandaran Terasa hingga Kediri

Danu Damarjati - detikNews
Gempa M 5,6 di Pangandaran Terasa hingga Kediri Foto: Ilustrasi
Jakarta - Pangandaran Jawa Barat diguncang gempa bermagnitudo 5,6. Getaran gempa terasa hingga Kediri, Jawa Timur.

"Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Pangandaran, Tasikmalaya, Cilacap, Banyumas, Karangkates, Blitar, Tulungagung dan Kediri II-III MMI," Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rahmat Triyono, menjelaskan lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (18/5/2019).


Skala II MMI berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Skala III MMI berarti getaran terasa seperti ada truk yang berlalu. Getaran dalam Skala II MMI juga dirasakan warga di Banjarnegara, Kebumen, Bantul, dan Solo.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami," kata Rahmat.


Gempa tersebut terjadi pukul 08.51.30 WIB tadi. Pusat gempa ada di Samudera Hindia atau sebelah selatan Jawa. Awalnya, gempa ini diidentifikasi bermagnitudo 5,9. Kini BMKG telah memutakhirkan data, gempa dipastikan bermagnitudo 5,6.

Pusat gempa atau episenter terletak pada koordinat 9,63 LS dan 108,51 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 212 km arah selatan Kota , Kabupaten Pangandaran, Propinsi Jawa Barat pada kedalaman 33 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar turun (normal fault)," kata Rahmat.



(dnu/bar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed