DetikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 05:55 WIB

Round-Up

Bocoran Bertebaran, Wasiat Prabowo Kapan Diumumkan?

Tim detikcom - detikNews
Bocoran Bertebaran, Wasiat Prabowo Kapan Diumumkan? Capres Prabowo Subianto. (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Sejumlah elite Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah memberi bocoran soal surat wasiat capres Prabowo Subianto. Namun hingga kini belum ada secarik kertas pun yang terungkap ke publik.

"Tunggu saja, pada saatnya akan diberitahukan," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso, saat dimintai konfirmasi, Jumat (17/5/2019).

Priyo memberi sedikit kisi-kisi, tentang kepada siapa wasiat itu ditulis. Surat wasiat itu ditujukan untuk Ibu Pertiwi.

"Pak Prabowo menulis langsung surat wasiat tersebut untuk Ibu Pertiwi yang beliau cintai sepanjang hayat. Itu semua akan menjadi panduan kita semua," sebut Priyo.


Cawapres Sandiaga Uno juga menjelaskan maksud capres Prabowo Subianto menuliskan surat wasiat. Sandiaga menyebut surat wasiat Prabowo merupakan pegangan untuk kubunya berbuat sesuatu terkait Pemilu 2019.

"Ya tentunya setelah masukan dari para ahli hukum, ini adalah pegangan daripada kita untuk melangkah ke depan," kata Sandiaga saat dimintai konfirmasi di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, Selasa (14/5).

Sandiaga tak menjawab lugas saat ditanya apakah surat wasiat itu merupakan surat kuasa kepada para ahli hukum menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Cawapres nomor urut 02 itu mengaku pihaknya belum memikirkan untuk menggugat ke MK.

Soal surat wasiat itu, Waketum Gerindra Fadli Zon mengatakan Prabowo siap mewakafkan dirinya untuk rakyat. Fadli mengatakan Prabowo siap mengabdikan dirinya untuk rakyat. Prabowo, menurut dia, mementingkan negara di atas segalanya.

"Kalau beliau mewasiatkan, itu artinya dia sudah mau meninggalkan, yang penting adalah kepentingan negara, kepentingan rakyat, apalagi dalam hal ini masyarakat dan rakyat yang memilih Prabowo-Sandi," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5).

"Jadi akan memperjuangkan. Pak Prabowo sendiri yang akan memimpin sendiri perjuangan itu," imbuh Fadli.


Sementara, Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut surat wasiat tersebut berkaitan dengan kematian demokrasi. "Demokrasi kita mati," kata Dahnil di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu (15/5).

Dahnil mengungkapkan wasiat itu akan berisi pernyataan kesetiaan Prabowo berjuang bersama rakyat. Dia menyebut para pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 khawatir Prabowo akan membiarkan kekalahan seperti Pemilu 2014.

"Itu disampaikan terus-menerus kepada Pak Prabowo. Nah, akhirnya Pak Prabowo ingin menyampaikan pesan bahwa saya akan terus memperjuangkan keadilan, akan terus memperjuangkan kedaulatan," ujar Dahnil.

Prabowo sebelumnya menyinggung soal pidana makar yang menjerat sejumlah pendukungnya dalam pidato Simposium Nasional tentang Klaim Kecurangan Pemilu di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Selasa (14/5). Ia meminta pihak berwajib tidak menakut-nakuti pihaknya dengan ancaman pidana makar.


Prabowo berbicara tentang pemerkosaan demokrasi. Ia menyebut soal rekan-rekan seperjuangannya yang diklaim tengah menjadi korban.

"Kita mengerti demokrasi adalah jalan terbaik bagi bangsa dan negara. Tapi sekarang kita lihat bukti-bukti dan mengalami rekan-rekan kita, pejuang-pejuang kita mengalami pemerkosaan demokrasi di Republik Indonesia ini. Karena itu, setelah itu kita memperhatikan dengan saksama, mendengar dan meyakinkan diri kita dan rakyat kita bahwa kita telah memenangkan mandat dari rakyat," ujar Prabowo.

"Itu artinya kita berkhianat kepada rakyat, bangsa, negara. Setelah sore ini, saya ke Kertanegara akan saya kumpulkan ahli hukum. Saya akan buat surat wasiat saya," ucapnya.

Hingga Jumat (17/5), surat wasiat itu belum diumumkan. Lalu, kapan akan diumumkan?


Tonton juga video Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Jokowi: Semua Ada Dasar Hukumnya:

[Gambas:Video 20detik]


(idh/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed