detikNews
Jumat 17 Mei 2019, 23:03 WIB

Rekapitulasi Pileg DPR di DKI Selesai, 6 Parpol Tolak Tanda Tangan

Matius Alfons - detikNews
Rekapitulasi Pileg DPR di DKI Selesai, 6 Parpol Tolak Tanda Tangan Rapat pleno KPU DKI Jakarta (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Rekapitulasi hasil pileg DPR RI pada Pemilu 2019 yang digelar KPU Provinsi DKI Jakarta selesai dilaksanakan. Hasilnya, PDIP unggul di dua dapil, sedangkan PKS unggul di satu dapil.

Hasil pileg DPR RI seluruh wilayah DKI Jakarta itu dibacakan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 Provinsi DKI Jakarta, yang dipimpin Ketua KPU DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2019).



Hasilnya, PDIP unggul di Dapil I Jakarta Timur dengan perolehan suara 360.141 serta Dapil III Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat dengan perolehan suara 669.652. Sementara Dapil II Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan dimenangi oleh PKS dengan perolehan suara 411.143.

Hasil rekapitulasi DPR RI dari tiga dapil seluruh DKI Jakarta tersebut kemudian diprotes oleh enam saksi partai politik dari Golkar, Gerindra, PPP, Hanura, Berkarya, dan PKB. Mereka menolak menandatangani form DC DPR RI DKI Jakarta.

Salah satu saksi dari Golkar, Irsani, mengatakan diperintah atasan untuk menolak tanda tangan Dapil III. Menurutnya, terjadi penggelembungan suara di dapil tersebut.

"Dapil III tidak berkenan saya tanda tangan, ini sudah berproses tapi belum konkret. Ada indikasi penggelembungan suara di Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu," kara Irsani.

Saksi dari Gerindra, Zuli, juga menolak menandatangani seluruh dapil DKI Jakarta. Menurutnya, ada banyak temuan temuan kesalahan di Dapil II dan Dapil III.



"Baik, seperti yang kami sampaikan, kami ada proses temuan kami untuk dilakukan penghitungan ulang di Dapil II dan Dapil III, begitu juga di nomor-nomor lain. Karena itu, sesuai dengan apa yang disampaikan pimpinan kami, pileg DPR dan DPRD tidak bisa kami tanda tangani," ucapnya.

Penolakan berdasarkan perintah atasan juga disampaikan oleh saksi PPP, Hanura, PKB, dan Berkarya. Karena itu, Betty mempersilakan partai yang menolak tanda tangan untuk mengisi form keberatan DC2.

"Tolong, mohon diisi DC2 berdasarkan argumentasi dari yang Bapak-Ibu sampaikan, alasannya ya, tidak ada masalah. Itu hak Bapak-Ibu sekalian sebagai peserta pemilu," sebut Betty.

Berikut hasil perolehan suara DPR RI Provinsi DKI Jakarta:

Dapil I DPR RI

PKB: 99.114
Gerindra: 251.054
Pdip: 360.141
Golkar: 79.644
NasDem: 56.313
Garuda: 4.273
Berkarya: 23.115
PKS: 343.789
Perindo: 42.632
PPP: 68.986
PSI: 105.136
Pan: 171.081
Hanura: 30.184
Demokrat: 82.964
PBB: 10.614
PKPI: 2.982
Suara sah: 1.732.032
Suara tidak sah: 121.865
Suara sah dan tidak sah: 1.853.887

Dapil II DPR RI

PKB: 67.118
Gerindra: 315.428
PDIP: 387.959
Golkar: 84.172
NasDem: 69.011
Garuda: 5.199
Berkarya: 24.451
PKS: 411.143
Perindo: 70.702
PPP: 48.824
PSI: 162.874
PAN: 101.900
Hanura: 13.487
Demokrat: 113.823
PBB: 13.189
PKPI: 4.451

Suara sah: 1.893.731
Tidak sah: 145.916
Suara sah dan tidak sah: 2.039.647

Dapil III DPR RI

PKB: 78548
Gerindra: 344.131
PDIP:669.652
Golkar: 80.414
NasDem: 151.908
Garuda: 4.729
Berkarya: 24.933
PKS: 295.143
Perindo: 62.891
PPP: 40.749
PSI: 245.667
PAN: 123.537
Hanura: 15.821
Demokrat: 133.666
PBB: 20.730
PKPI: 2.957

Suara sah: 2.295.476
Suara tidak sah: 169.914
Suara sah dan tidak sah: 2.465.390.
(haf/haf)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com