detikNews
Jumat 17 Mei 2019, 17:30 WIB

Amien ke 'Gerakan Kedaulatan Rakyat': Bela Sampai Titik Darah Penghabisan

Zunita Amalia Putri - detikNews
Amien ke Gerakan Kedaulatan Rakyat: Bela Sampai Titik Darah Penghabisan Foto: Gerakan Kedaulatan Rakyat. (Zunita Amalia Putri/detikcom),
Jakarta - Amien Rais mengajak seluruh peserta 'Gerakan Kedaulatan Rakyat' untuk membela Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hingga akhir. Dia mengingatkan agar rakyat satu arahan melalui Prabowo-Sandi jika ingin bergerak.

"Jadi saudara-saudara, mungkin yang menanyakan kapan Pak Amien komandonya (kedaulatan rakyat), kapan? Kalau kita cermati, kalau kita dengarkan dari pidato pendek Sandiaga Salahuddin Uno, dan gongnya Prabowo, dua tokoh kita ini yang Sandi kelihatannya lembut, ramah, senyum, sangat sejuk, tapi sampai dia mengatakan bahwa 'suara rakyat Indoneisia suara 02 yang diotak-atik', harus kita bela sampai titik darah penghabisan," ujar Amien di acara deklarasi 'Gerakan Kedaulatan Rakyat' di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/5/2019).


Ketua Dewan Kehormatan PAN itu juga mengatakan Prabowo sudah bersedia berjuang bersama rakyat hingga akhir. Amien pun mengingatkan pemerintah petahana Presiden Jokowi beserta jajarannya agar tidak mengabaikan kekuatan rakyat.

"Jadi petahana dan menteri yang ngawur itu, hati-hati, kita tidak takut sama sekali. Tidak ada contohnya rakyat rasa penguasa, tidak ada. Jadi kita enteng-enteng saja, kita terus saja go on, kita terus aja move on, nanti kita hanya mengikuti dari langit, yang jelas rakyat jangan dientengkan," katanya.

Amien ke 'Gerakan Kedaulatan Rakyat': Bela Sampai Titik Darah PenghabisanFoto: Gerakan Kedaulatan Rakyat. (Zunita Amalia Putri/detikcom).

Kepada para pendukung Prabowo-Sandi yang hadir dalam acara ini, Amien pun mengatakan bulan Ramadhan ini bisa dijadikan sebagai momentum untuk berjuang melawan kecurangan. Acara ini tutut dihadiri Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), Ketum FPI Sobri Lubis, beberapa anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi seperti Tedjo Edhy Purdijatno, Vasco Ruseimy. Tampak pula sejumlah pendukung Prabowo lainnya mulai dari Al Khaththath, Natalius Pigai, dan Lieus Sungkharisma.


"Sekarang umat Islam terutama umat yang lain mestinya sama, ini Syahrul Ramadhan, kita jadikan syahrul jihad syarul perjuangan, tapi jangan jihad, kita nggak ingin takuti orang, jadi gerakan nasional kedaulatan rakyat," jelas Amien.

Seperti diketahui, Amien Rais sebelumnya menggaungkan soal isu people power terkait klaim kecurangan di Pemilu 2019. Belakangan, ia mengubah istilah people power menjadi gerakan kedaulatan rakyat.


Simak Juga 'Amien Rais Sindir Ada Tokoh yang Peragu dan Suka Main Aman':

[Gambas:Video 20detik]


(zap/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com