DetikNews
Jumat 17 Mei 2019, 16:15 WIB

Wali Kota Hendi Apresiasi Kepedulian Masyarakat Semarang

Mustiana Lestari - detikNews
Wali Kota Hendi Apresiasi Kepedulian Masyarakat Semarang Foto: Pemkot Semarang
Jakarta - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menginisiasi konsep bergerak bersama dalam meningkatkan pembangunan di kotanya. Dia pun mengapresiasi warganya yang mau bersama mensukseskan gerakan ini serta mengawal dinamika kehidupan di kota Semarang dengan baik.

Menurut pria yang disapa Hendi ini, hal itu terbukti dari suksesnya pelaksanaan Pemilu, sampai pelaksanaan Ramadhan kali ini. "Seluruh penghargaan yang diterima oleh Kota Semarang selama ini hanya bonus. Saya pun hanya orang yang mewakili warga Kota Semarang untuk menerima. Maka yang luar biasa adalah kepedulian warga masyarakat kota Semarang untuk menjaga dan merawat lingkungannya agar lebih baik dan lebih hebat," ujar Hendi dalam keterangan tertulis, Jumat (17/5/2019).


Usai melaksanakan sholat tarawih dalam acara Tarawih Keliling di Masjid Al Iman Kelurahan Kramas Kecamatan Tembalang, Hendi mengatakan kerukunan di antara keberagaman yang terjadi di kota Semarang sulit diperoleh di tempat lain.

"Di luar sana masih banyak orang-orang yang tidak saling menghargai. Yang tidak puasa tidak menghargai orang yang puasa, yang memiliki bisnis menganggap orang yang puasa menghalangi usahanya. Namun tidak di kota Semarang. Di kota Semarang begitu indah, yang tidak puasa dengan ikhlas menghargai orang yang puasa. Perbedaan yang ada di lingkungan kita itu hal yang wajar. Yang penting jangan dibawa terlalu panjang sehingga memunculkan dendam. Karena pada dasarnya kita adalah satu sedulur bangsa Indonesia dan warga Kota Semarang," tuturnya.


Dia menyebut yang menjadi tantangan saat ini adalah seluruh masyarakat Kota Semarang mendukung pembangunan dengan cara saling berpartisipasi dalam pembangunan tersebut melalui pemanfaatan saluran komunikasi yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Semarang.

"Jika kita sudah saling percaya dan ikhlas membangun kota ini, saya yakin hal-hal yang jelek akan dapat kita singkirkan," pungkas Hendi.

Sementara KH. Muhammad Gufron,S.Ag dalam tausiahnya mengimbau agar menjaga iman dan amal ibadah. Ia menyebutkan bahwa Allah SWT sayang kepada orang-orang yang beriman untuk itu hendaknya sebagai umat muslim tidak jauh dengan Allah.

"Jika merasa beriman maka jagalah pesan Allah, janganlah kamu mati kecuali kamu membawa iman. Caranya jadikan bulan Ramadhan ini sebagai latihan, yaitu latihan disiplin, sabar, peduli karena keimanan diwujudkan dengan ibadah," paparnya.
(mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed