PBB ke BPN: Akhiri Pilpres dengan Legowo, Tak Perlu Kisah 'Endgame'

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jumat, 17 Mei 2019 13:25 WIB
Foto: Sukmo Harsono (Dok. Istimewa)
Jakarta - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon, mengatakan pihaknya sudah membuka data-data terkait pemilu yang disebut terdapat kecurangan, di semua forum. Partai Bulan Bintang (PBB) meminta kubu BPN berhenti bernarasi negatif dan menerima apa pun hasil pilpres yang diumumkan 22 Mei.

"Beberapa hari lagi rekapitulasi nasional pilpres selesai, dan tanggal 25 Mei adalah 'akhir' dari semua proses kontestasi pilpres. Sebaiknya kekalahan 02 tidak perlu diakhiri dengan menjerumuskan rakyat dalam kobaran amarah narasi curang," kata Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB, Sukmo Harsono, Jumat (17/5/2019).


Sukmo mempertanyakan bukti-bukti valid di balik segala klaim kubu Prabowo terkait pilpres. Dia meminta BPN membawa segala dugaan kecurangan ke jalur konstitusi karena tak ingin bangsa ini berakhir seperti kisah Avengers: Endgame.

"Ketiadaan bukti valid kecurangan tidak perlu dibawa dalam retorika apalagi robot kecurangan karena pemilu kita bukan e-voting, tetapi hanya hasil manual yang di-upload. Jika ada, bawa ke Bawaslu atau MK, atau tidak sama sekali," sebut Sukmo.

"Akhiri dengan legowo menerima kekalahan. Tidak perlu ada kisah 'Endgame' di republik ini gara-gara pilpres," dia menambahkan.


Sebelumnya, Fadli menyatakan BPN siap membuka data dugaan kecurangan pemilu. Bahkan, kata Fadli, pihaknya sudah sering memaparkan data itu di berbagai forum. Namun, Fadli kembali menyerahkan keputusan tersebut ke internal BPN.

"Saya kira bisa saja. Jangankan di pleno KPU, di forum mana pun saya kira juga sudah dibuka ya. Tapi nanti diserahkan sajalah itu kepada BPN untuk melihatnya," ujar Waketum Gerindra itu.


Bawaslu Tetapkan KPU Langgar Tata Cara Input Situng:

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/fjp)