Pascabom Bali II
Polisi Ciduk Dua Pemuda di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi
Rabu, 05 Okt 2005 05:09 WIB
Banyuwangi - Pascatragedi bom bali jilid II, aparat kepolisian makin gencar melakukan sweeping terhadap warga yang keluar ataupun masuk ke Pulau Bali. Tidak sia-sia, aparat menggelandang dua pemuda mencurigakan.Berdasarkan pemantauan detikcom di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (5/10/2005), 1 pleton personel aparat Polresta Banyuwangi tampak serius melakukan penyisiran. Tak satu pun kendaraan luput dari pemeriksaan di pelabuhan penyeberangan yang beroperasi 24 jam itu. Sekitar pukul 00.15 WIB, jajaran Polresta Banyuwangi memeriksa semua kendaraan yang turun dari kapal Feri yang berangkat dari Pulau Dewata.Jadi, dari mulai sepeda motor, mobil pribadi, mobil box, truk, hingga bus tidak lolos dari penyisiran aparat. Di atas bus, para penumpang diminta untuk memperlihatkan kartu identitas atau Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tidak hanya itu, polisi juga menggeledah tas bawaan penumpang yang dianggap mencurigakan.Penyisiran yang digelar aparat di pintu masuk Banyuwangi dari Bali itu, tidak sia-sia. Polisi menemui dua pemuda penumpang Bus jurusan Bali-Jember yang dianggap mencurigakan. Dua pemuda yang tidak mengenal satu sama lain itu pun digelandang aparat ke Mapolresta Banyuwangi. Untuk memperoleh keterangan lebih jauh, dua pemuda ini pun 'diamankan' aparat kepolisian. Kecurigaan polisi bermula ketika kedua penumpang ini tidak bisa menunjukkan kartu identitasnya. Parahnya lagi, salah seorang pemuda yang mengaku hendak ke Jember, Jawa Timur itu membawa sebilah golok dalam tas yang dibawanya. Bahkan, ketika tas bawaannya digeledah, polisi menemukann satu botol arak.Kecurigaan polisi yang kedua jatuh pada penumpang di bus yang sama. Pemuda ini juga tidak dapat memperlihatkan KTP-nya kepada puluhan aparat. Kecurigaan polisi makin menjadi ketika pemuda ini menyimpan satu botol arak dalam tasnya. Walaupun sempat berkelit ketika dicecar berbagai pertanyaan, kedua pemuda naas itu tetap digelandang ke Mapolresta Banyuwangi.Penyisiran di dermaga Gilimanuk, Bali tidak kalah ketat di banding Ketapang. Puluhan anggota polisi dengan senjata otomatis terlihat memeriksa KTP para penumpang. Senjata otomatis yang ditenteng aparat, menunjukkan operasi sweeping ini terlihat sangat serius. "Ini bukan main-main," tegas Kasat Samapta Polres Banyuwangi AKP Darsono kepada detikcom ketika berada di Ketapang.
(ism/)











































