DetikNews
Rabu 15 Mei 2019, 16:55 WIB

Cegah Cacar Monyet, Pendeteksi Suhu Tubuh Dipasang di Bandara Ngurah Rai

Aditya Mardiastuti - detikNews
Cegah Cacar Monyet, Pendeteksi Suhu Tubuh Dipasang di Bandara Ngurah Rai Pendeteksi Suhu Tubuh Dipasang di Bandara Ngurah Rai (Foto: Dokumen Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar)
Denpasar - Temuan kasus cacar monyet atau monkeypox yang dibawa warga Nigeria ke Singapura menjadi perhatian bagi Bali. Pendeteksi suhu tubuh alias thermal scanner pun dipasang di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

"Antisipasi kami aktifkan thermal scanner, thermal scanner itu, alat untuk mendeteksi suhu tubuh. Setiap penumpang yang datang dari Singapura kita screening melewati termal scanner," kata Kepala Bidang Upaya Kesehatan Lintas Wilayah, Dirjen Pengendalian Penyakit Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar, Putu Alit Sudarma, via telepon, Rabu (15/5/2019).



Sudarma mengatakan alat itu bakal langsung mendeteksi ketika ada turis yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat. Turis yang dicurigai itu bakal diperiksa ke RSUP Sanglah untuk memastikan apakah menderita monkeypox.

"Jika misalnya kita curigai sebagai monkeypox kita sudah kerja sama dengan RS Sanglah untuk perawatan lebih lanjut. Terhadap orang yang sehat yang mengikuti dia, yang sempat kontak dengan yang di-suspect, kita juga lakukan surveilance epidemiologi, kita lakukan pengamatan," terangnya.


Sudarma menambahkan pihaknya juga menyiagakan sejumlah petugasnya di bandara. "Ya memang kita stand by di situ, kita memiliki klinik untuk penegasan ya. Intinya ada 6-8 orang on duty orang setiap hari 24 jam," ujarnya.


Akan ada empat pendeteksi panas tubuh (thermal detector) itu bakal dipasang di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. Selain Monkeypox, pihaknya juga mengantisipasi virus Mers dan Meningitis.

"Kita memiliki empat tapi yang baru dipasang itu satu, karena pertama karena memang penumpang diarahkan ke sana, ke satu titik untuk mengurangi SDM penjaganya. Efesiensi tenaga," ujarnya.

"Prinsipnya kita melakukan kewaspadaan terus, jadi ada 49 flight internasional yang melewati Bandara Gusti Ngurah Rai kita melakukan selektif, artinya terpilih yang berisiko selalu kita tingkatkan kewaspadaan," sambung Sudarma.



Tonton juga video Kenali Gejala dan Waspada Cacar Monyet:

[Gambas:Video 20detik]


(ams/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed