Stres Belum Terima Kompensasi BBM, Nenek Abibah Meninggal

Stres Belum Terima Kompensasi BBM, Nenek Abibah Meninggal

- detikNews
Selasa, 04 Okt 2005 17:37 WIB
Makassar - Meski jumlahnya tak seberapa, dana kompensasi BBM yang diberikan tunai Rp 300 ribu untuk tiga bulan jelas membuat keluarga miskin senang alang kepalang. Jika tak kebagian, bikin stres dan ujung-ujungnya bisa meninggal mendadak.Hal ini menimpa Abibah (70), seorang warga yang tinggal di rumah atau lebih tepatnya gubuk di Jl Bilamaya, belakang Asrama Polisi (Aspol), Tello, Makassar. Sejak adanya pengumunan bahwa pemerintah akan memberikan uang tunai bagi rakyat miskin sebagai pengganti subsidi BBM, Abibah sudah seringkali menyuruh anaknya bolak-balik ke kantor kelurahan untuk mengurus kartu tanda penerima kompensasi BBM (KKB). Namun kartu ini tak juga keluar. "Setiap saya tanyakan ke kelurahan, pegawainya bilang belum selesai karena persoalan administrasi," ujar Akbar (21), anak bungsu Abibah. Tapi anehnya, tetangga-tetangganya sudah diberi kartu, sementara keluarga Abibah belum kebagian. "Ibu kadang marah, karena tetangga sudah dapat kartu dan bahkan dananya sudah mereka dapatkan. Sementara kami belum dapat kartu," tutur Akbar. Karena telat mendapat kartu, Abibah jadi sering mengeluh dan marah-marah. "Malah gara-gara itu ibu terlihat stres karena seringkali memikirkan itu. Belum lagi harga beras naik," cerita Akbar. Pada Minggu pagi (03/10/2005) Akbar kembali disuruh ibunya untuk mengecek kartu itu itu di rumah salah seorang pegawai kelurahan. Akbar pun menuruti perintah ibunya. Namun, sekitar pukul 23.00 Wita, saat kembali dari rumahnya, Akbar telah mendapati ibunya tergeletak di dekat pintu rumah. Abibah diperkirakan telah meninggal karena stres. Sementara itu, ketua RW di lokasi Abibah bermukim, Ishak Rahman, mengakui Abibah belum menerima kartu penerima dana kompensasi. "Beliau memang belum terima. Tapi saya tidak tahu kenapa sampai sekarang kartunya belum keluar," tutur Ishak. Jenazah Abibah kini masih di rumah sakit Bhayangkara, Jl Andi Mappaoddang untuk divisum. (nrl/)


Berita Terkait