Kepala UTD PMI Sultra, dr Liya Sari Astuti mengatakan kebutuhan untuk sehari biasanya mencapai 30 kantong. Namun, saat ini stoknya sudah mulai berkurang.
"Satu bulan itu biasa permintaan darah di sini mencapai 1.200 kantong artinya setiap hari kita butuh 30 kantong darah," kata Liya, Rabu (15/5/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Liya memaklumi stok darah berkurang itu. Karena, kata Liya, biasa pihaknya bekerja sama dengan beberapa instansi untuk menggelar donor darah. Namun selama bulan puasa ini, tidak ada kegiatan donor darah yang dilakukan bersama instansi tertentu.
"Perbulan Ramadhan ini stoknya memang menipis, kondisinya kalau di bulan-bulan selain Ramadhan kita bekerja sama dengan instansi," ujarnya.
Guna mengantisipasi kebutuhan darah tersebut, pihaknya membuka layanan donor darah di Masjid Agung Al Kautsar dan Masjid Al Alam sesudah berbuka puasa.
Dia juga berharap agar banyak masyarakat yang mau berpartisipasi mendonorkan darahnya. Sehingga, dapat memenuhi permintaan darah bagi yang membutuhkan. (idh/idh)











































