DetikNews
Selasa 14 Mei 2019, 10:05 WIB

Polisi Cari Penyebar Hoax Bom di Mal Makassar

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Polisi Cari Penyebar Hoax Bom di Mal Makassar Massa ojol di depan Polsek Panakkukang. (Rei/detikcom)
Makassar - Pengunjung Mal Panakkukang Makassar dibuat heboh akibat berita bohong (hoax) bom yang ternyata hanyalah perkelahian driver ojol dan tukang parkir. Polisi pun mencari penyebar hoax bom itu.

"Masih dicari petunjuk di lapangan. Kalau ada info dari masyarakat sampaikan ke kami segera ditindaklanjuti," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko di Makassar, Selasa (14/5/2019).


Hingga saat ini, polisi telah menangkap 7 pelaku pengeroyokan driver ojek online (ojol) di Makassar. Para pelaku ditangkap lantaran diduga kuat sebagai aktor yang ikut terlibat mengeroyok driver ojol.

Hoax bom ini terjadi pada Senin (13/5) sore kemarin. Warga Makassar yang berada di dalam mal langsung lari berhamburan ke luar mal setelah ada isu bom ini.


Sementara itu, Kapolsek Panakkukang Baru Kompol Ananda Fauzi mengatakan ada indikasi pengeroyokan yang terjadi kepada driver ojol oleh petugas parkir.

"Yang akan kita lakukan adalah penyidikan lebih lanjut terhadap perkara ini penganiayaan dan pengeroyokan dari pelaku-pelaku yang kami berhasil amankan sesuai prosedur," kata Ananda.


"Informasi yang kami dapatkan, itu hanyalah masalah ketersinggungan antara kedua belah pihak. Antara juru parkir dengan salah satu driver online seperti itu saat memarkirkan kendaraan," sambung dia.

Sebelumnya, beredar video viral seorang tukang ojek online terlibat cekcok dengan tukang parkir di bawah terowongan Mal Panakkukang Makassar. Terlihat seorang driver ojol dikeroyok sejumlah tukang parkir.
(fiq/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed